Hukum & Kriminal

Polres Jombang Tembak Bandit Jalanan Bersenjata Tajam

Bandit sadis bersenjata tajam yang dibekuk Satreskrim Polres Jombang, Kamis (5/1/2023)

Jombang (beritajatim.com) – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jombang menembak kaki bandit jalanan berinisial AS yang selama ini dikenal sadis, Kamis (5/1/2023). Dalam menjalankan aksinya, AS menggunakan senjata tajam (sajam). Senjata itulah yang digunakan untuk melumpuhkan korbannya.

Aksi terakhir yang dilakukan AS pada awal November 2022. Dalam aksinya dia ditemani Z. Sedangkan korbannya adalah Moh Andre Hermawan (21), warga Dusun Jarak, Desa Jarak Kulon, Kecamatan Jogoroto. Motor Honda Scoopy nopol S 4280 OAY dan ponsel merek Oppo milik korban digasak oleh dua bandit jalanan tersebut.

“Korban mengalami luka bacok. Sedangkan motor, HP, serta arloji milik korban dibawa kabur oleh pelaku. Korban menjalani perawatan di rumah sakit. Sejak itu, kedua pelaku kabur. Kita melakukan pengejaran,” kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha, Kamis (5/1/2023).

Dalam pelacakan, korps berseragam coklat akhirnya mengendus keberadaan AS. Upaya penangkapan pun dilakukan. Namun saat hendak diringkus, bandit jalanan ini hendak kabur. Sehingga polisi melakukan tindakan tegas terukur, yakni menembak kaki pelaku. Selanjutnya, begal ini digelandang ke kantor polisi.

“Sementara tersangka inisial Z yang merupakan warga Gresik hingga kini masih dalam pengejaran. Yang bersangkutan kita tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang). Petugas di lapangan masih melakukan pengejaran,” ujar Giadi sembari mengatakan tersangkan AS dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman paling lama 12 tahun penjara.

Giadi kembali menjelaskan soal kronologi curas (pencurian dengan kekerasan) yang dilakukan oleh AS dan Z. Kejadiannya pada 1 Novemer 2022. Saat itu korban Andre Hermawan pergi ke rumah istrinya, di Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben sekitar pukul 20.00 WIB.

Awalnya, perjalanan Andre aman-aman saja. Sekitar pukul 21.00 WIB, Andre tiba di Jalan Raya Dusun Gading, Desa Tugusemberjo Peterongan. Saat jalanan sepi, korban dipepet dua pelaku, yang mengendarai Honda Vario warna putih. Kemudian, salah satu pelaku membacok tangan korban menggunakan sebilah pedang. Darah mengucur, Andre terjatuh.

“Usai melukai, barang berharga milik korban seperti motor, handphone dan arloji langsung dirampas oleh pelaku,” pungkas Giadi. [suf/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar