Hukum & Kriminal

Polres Jombang Ciduk Pemalsu Dokumen Negara

Barang bukti berupa beberapa lembar KK dan KTP yang disita oleh Polres Jombang. [Foto: Yusuf/beritajatim]

Jombang (beritajatim.com) – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jombang membekuk dua pelaku yang diduga memalsukan dokumen kependudukan berupa KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan KK (Kartu Keluarga). Kedua pelaku adalah FDR (32), warga Desa Denanyar, Kecamatan Jombang dan AZ (36), warga Desa Plosogenuk, Kecamatan Perak, Jombang.

“Mereka berdua diduga membuat surat palsu atau memalsukan surat. Saat ini keduanya sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu, Selasa (3/9/2019).

Azi menjelaskan, awalnya FDR memesan kepada AZ untuk dibuatkan KTP berikut KK. Dua dokumen kependudukan tersebut hendak digunakan oleh FDR untuk kredit sepeda motor. AZ kemudian melakukan scanning KTP maupun KK asli, lalu identitas dan foto diedit menggunakan program paint dan microsoft word.

Setelah itu, KTP dicetak menggunakan printer warna pada lembaran plastik mika. Nah, hasil cetakan tersebut dipotong dan ditempelkan pada material e-KTP bekas sehingga menyerupai aslinya. Sedangkan untuk KK dicetak warna menggunakan printer. Pencetakan itu menggunakan lembaran kertas HVS putih ukuran F4. Terakhir lembaran itu dilaminating.

“Semua pengerjaan itu membutuhkan waktu hanya dua jam. Atas jasanya membuatkan dokumen kenegaraan palsu, AZ mendapatkan upah sebesar dua ratus ribu rupiah. Namun praktik pemalsuan itu akhirnya berhasil kita bongkar,” kata Azi Pratas.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu unit komputer
berikut printer, dua lembar e-KTP, beberapa lembar suket (surat keterangan) dan KK yang diduga palsu. “Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 96A jo Pasal 8 ayat (1) huruf c UU RI No. 24 tahun 2013 tentang Perubahan atas UURI No. 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan,” pungkasnya. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar