Hukum & Kriminal

Polres Gresik Dalami Kasus Pencabulan Anak di Kecamatan Bungah

Foto ilustrasi.

Gresik (beritajatim.com) – Jajaran Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik terus melakukan proses hukum terkait Kasus pencabuan anak dibawah umur di Kecamatan Bungah. Korban PNF (16) diduga menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh Sugiono (44).

Kuasa hukum korban Sulthon menuturkan, saat ini tim penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Gresik melalui Aipda Slamet menjelaskan pihaknya sudah memeriksa sejumlah para saksi beserta alat buktinya.

“Semua keterangan saksi-saksi sudah cukup jelas. Tinggal menunggu hasil psikiater korban untuk selanjutnya dilakukan gelar perkara,” tuturnya, Minggu (17/05/2020).

Sulthon menambahkan, rencananya besok (18/5) korban mulai diperiksa kondisi emosional jiwanya. Diduga akibat mendapatkan perlakuan asusila tersebut, korban mengalami trauma berat.

“Besok korban diperiksa di RS Bhayangkara Polda Jatim,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, kasus pencabulan ini mencuat setelah Sugionk diduga melakukan pencabulan sejak Oktober 2015 lalu. Saat itu, korban PNF masih duduk di bangku kelas 6 SD. Ia datang ke rumah pelaku untuk mengajak bermain anak perempuan Sugiono.

Namun anak perempuan Sugiono tidak sedang berada di rumah. Melihat korban yang masih polos dan pelaku yang kebetulan sendirian di rumah tiba-tiba nekad melakukan tindakan asusila terhadap korban. Tidak hanya sekali, Sugiono kembali melakukan aksi serupa saat korban duduk di bangku kelas VII.

Perbuatannya ini membuat pelaku ketagihan. Sehingga, aksi bejatnya terulang lagi di tahun 2020, saat korban duduk di bangku SMA. Pada aksi yang terakhir itu, pelaku sempat mengancam korban jika berani memberitahukan ke orang lain.

Sementara itu, secara terpisah Sugiono mengatakan, perbuatan yang dituduhkan oleh pelapor hingga dirinya diproses Unit PPA Satreskrim Polres Gresik, tidak benar. Sebab, saat korban masih duduk kelas VI SD sudah diasuh, seperti anak sendiri.

“Ibu korban SW (38) sibuk kerja kala itu. Sehingga anaknya sering dititipkan ke saya,” tandasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar