Hukum & Kriminal

Polres Bojonegoro Tembak 4 Orang Pencuri Kabel

Kapolres Bojonegoro bersama Kasat Reskrim menunjukkan barang bukti yang digunakan tersangka mencuri kabel.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Jajaran Sat Reskrim Polres Bojonegoro menembak empat pencuri spesialis kabel milik PT Telkom. Keempat pelaku ditembak bagian kakinya karena berusaha melawan saat hendak diamankan petugas.

Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan mengungkapkan empat pelaku yang diamankan sudah beberapa kali melakukan pencurian kabel. Pelaku dalam menjalankan aksinya dengan cara berkomplotan.

“Komplotan pelaku ini ada tujuh orang, yang berhasil kita amankan empat orang. Tiga pelaku masih DPO,” ujar Kapolres, Minggu (23/2/2020).

Pengungkapan terhadap pelaku pencurian kabel ini berkat adanya laporan masyarakat pada 13 Desember 2019 sekitar pukul 06.00 WIB yang mengetahui jaringan kabel di Dusun Pengkok, Desa/Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro putus.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas Telkom Cepu, kabel yang putus merupakan kabel udara tembaga yang diperuntukkan jaringan telepon dan internet dengan kapasitas 100 pair sepanjang kurang lebih 150 meter.

“Dari laporan itu petugas Telkom Cepu kemudian melapor ke Polsek Padangan dan setelah dilakukan penyelidikan berhasil menangkap pelaku,” ungkapnya.

Empat pelaku yang kini ditetapkan tersangka itu yakni, Warimin (58) Warga Desa Kliteh, Kecamatan Malo, Bojonegoro. Tersangka bertugas menggulung kabel. Tersangka kedua, Sadin (42) kuli bangunan asal Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan yang berperan untuk menggunting dan menggulung kabel.

Ketiga Heriyanto Purnama (44) petani asal Desa Borneang, Kecamatan Ulobongka, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi. Tersangka berperan menggulung kabel. Dan keempat Kobul (34) asal Desa Ringinpitu, Kecamatan Tanggung, Kabupaten Purwodadi. Dia juga berperan sebagai penggulung kabel.

Di wilayah hukum Polres Bojonegoro, komplotan tersebut sudah melakukan pencurian kabel di beberapa titik, di antaranya di Kecamatan Padangan satu kali, di Selatan Terminal Jalan Veteran dua kali, Jalan Dr Cipto satu kali, dan di Kecamatan Baureno dua kali. Selain itu di Kabupaten Lamongan satu kali.

Kapolres menambahkan karena perbuatannya tersangka dijerat Pasal 363 ke 3e dan 4e KUHP tentang pencurian yang dilakukan lebih dari dua orang dan dilakukan pada malam hari dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Petugas juga mengamankan barang bukti kabel hasil curian, gergaji dan alat pemotong yang digunakan memotong. “Akibat perbuatan tersangka diduga korban mengalami kerugian hingga Rp 6 juta,” pungkasnya. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar