Hukum & Kriminal

Polres Bojonegoro Ngunduh Mantu

Bojonegoro (beritajatim.com) – Polres Bojonegoro ngunduh mantu. Satu tahanan Polres Bojonegoro melangsungkan akad nikah. Pelaksanaan akad nikah dilakukan di Masjid Al-Ikhlas Polres Bojonegoro, Jumat(22/5/2020).

Tahanan berinisial ST (53) Warga Desa Tanjung, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro mempersunting kekasihnya SY (45) tetangganya sendiri. Pelaksanaan akad dilakukan di Mapolres Bojonegoro karena ST menjadi tersangka kasus pengeroyokan.

Kedua mempelai sah menjadi pasangan suami istri dengan pengawalan dan pengamanan dari petugas kepolisian dengan tetap mengikuti protokol Covid-19 yakni dengan menggunakan sarung tangan, masker dan jaga jarak. Prosesi akad nikah tersebut dipimpin oleh penghulu atau pejabat dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tambakrejo, Achmad Zulkhaidir, disaksikan oleh saksi dari kedua mempelai.

Turut hadir dan menyaksikan prosesi pernikahan tersebut, Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan, Kasubbag Humas, AKP Ismawati, Kasat Tahti, Ipda M Rifa’i serta perwakilan kerabat dari kedua mempelai, dengan pembatasan orang dalam kondisi pandemi Covid-19.

Penghulu dari KUA Kecamatan Tambakrejo, Achmad Zulkhaidir sebelum menikahkan kedua mempelai mengatakan agar setelah menikah, sebagai pasangan suami istri bisa menjalin komunikasi dengan baik, saling bantu dan menerima kekurangan pasangannya.

“Setelah sah, harus selalu menjalin tali silaturrahmi dengan kedua orang tua masing-masing, dan setelah menikah, harus saling memberi maaf dan menerima kekurangan pasangannya,” tuturnya.

Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan, usai pelaksanaan akad nikah mengatakan, kegiatan akad nikah tersebut sesuai permintaan tersangka. Tersangka mengajukan hak-haknya, yang salah satunya adalah melangsungkan pernikahan dan Polres Bojonegoro memfasilitasi.

“Kami jajaran Polres Bojonegoro memfasilitasi keinginan yang menjadi hak dari saudara kita yang sedang berhadapan dengan hukum tersebut. Juga mohon maaf kepada keluarga mempelai dengan adanya pembatasan orang dalam kegiatan ini, kita ikuti protokol kesehatan Social Distancing atau jangan ada kerumunan,” tutur Kapolres Bojonegoro.

Kapolres menambahkan, tersangka ST (53) saat ini sedang menjalani proses penyidikan dalam perkara pengeroyokan, sehingga terhadap tersangka dilakukan penahanan. “Perkaranya saat ini ditangani oleh penyidik dari Sat Reskrim Polres Bojonegoro,” pungkasnya. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar