Hukum & Kriminal

Polres Bojonegoro Amankan Pelaku Kriminalitas di Jalan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pelaku kriminalitas yang beraksi di jalan berhasil diamankan jajaran Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro. Adalah gerombolan begal yang beraksi di seputaran Kelurahan Jetak, Kabupaten Bojonegoro.

Empat tersangka diamankan dan satu pelaku berhasil kabur. “Masih ada satu orang pelaku yang melarikan diri kita tetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO),” ujar Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, Rabu (25/9/2019) saat melakukan pers rilis.

Kapolres Bojonegoro menjelaskan, sesuai hasil penyelidikan empat tersangka itu telah menjalankan aksinya sebanyak tiga kali. Terakhir kompolotan begal itu merampas handphone korbannya di jalan raya Jetak.

Modus para begal itu yakni mencari sasaran di jalan raya, kemudian dipepet dengan mengendarai sepeda motor. Bahkan tak segan-segan para pelaku melakui korbannya hingga terjatuh dari sepeda motor. Setelah itu pelaku merampas barang milik korban. “Dua handphone dan kendaraan yang digunakan para pelaku kita amankan sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Dari empat tersangka yang diamankan dua diantaranya seorang anak-anak dan dua pelaku lain masih berusia remaja, yakni berinisial DA (19) dan WR (19) warga Kecamatan Trucuk, Bojonegoro. “Kita kenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tegasnya.

Selain menangkap empat komplotan begal, Satreskrim Polres Bojonegoro juga meringkus seorang pelaku bajing loncat yang juga beraksi di wilayah hukum Polres Bojonegoro, yakni pria berinisial TC (31) warga Kecamatan Bubulan, Bojonegoro.

TC melakukan aksinya di jalan raya Padangan – Purwosari. Modusnya pelaku bersama dengan gerombolannya membuntuti truk yang mengangkut barang dagangan. Dalam aksinya pelaku TC bersama tiga orang pelaku lainnya. Namun saat diamankan ketiga tersangka berhasil melarikan diri dan kini ditetapkan sebagai DPO.

“Saat truk melaju pelan, para pelaku meloncat ke atas truk dari mobil kijang yang dikendarai bersama rekannya. Kemudian mengambil barang di atas truk tersebut,” sambung Kapolres.

Pelaku diamankan pada Kamis (12/9/2019), sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu korban yang dijarah melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi. Oleh anggota Reskrim Polsek Padangan truk yang menjadi korban penjarahan itu kemudian dihadang dan satu pelaku diamankan.

“Pelaku diamankan satu jam kemudian di jalan raya Padangan. Anggota Polsek Padangan melakukan penghadangan, namun tiga tersangka lainnya berhasil kabur,” ungkapnya.

Barang yang diambil dari atas truk yang diloncati TC adalah kain batik yang akan dikirim ke daerah Jawa Tengah. Ratusan potong kain batik yang diambil diperkirakan senilai Rp 10 juta rupiah. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar