Hukum & Kriminal

Polres Banyuwangi Gerebek Produsen Jelly Berformalin

Banyuwangi (beritajatim.com) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuwangi menggerebek tempat produksi minuman olahan berupa jelly yang mengandung bahan berbahaya di Dsn. Kedungringin RT 01 RW 13, Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar. Selain menyita sejumlah produksi, polisi juga mengamankan seseorang yg diduga pelaku tindak pidana tersebut adalah Nurhadi (47).

Polisi mendapati, pelaku melanggar pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 142 UU RI No 18 th 2012 tentang pangan.

“Pelaku kita amankan, karena diduga tindak pidana dengan sengaja tidak memiliki ijin edar terhadap setiap pangan olahan yang dibuat dalam negeri atau diimpor untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran,” ungkap Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Pratistha Wijaya, Jumat (18/10/2019).

Selain itu, barang bukti yang berhasil disita di antaranya 3 (tiga) buah freezer yg terdapat produk degan jelly sebanyak 100 buah. Sebuah botol berisikan bubuk natrium benzoat.

“Ada juga 2 buah golok, 2 plastik gula pasir, 10 buah bubuk jelly sakura, sebuah botol vanili, satu gulung plastik wraping, 2 buah isolasi, 1 bendel stiker degan jelly,” jelasnya.

Sebelumnya, Polres Banyuwangi juga mendatangi lokasi produksi dan memeriksa sample jelly ke laboratorium. Hasilnya, produksi jelly tersebut positif mengandung formalin.

“Kami bersama Dinas Kesehatan Banyuwangi mendatangi dan mengecek serta memeriksa secara lab dan hasilnya positif. Selanjutnya, terhadap barang bukti dan terlapor untuk dilakukan proses lebih lanjut,” pungkasnya. [rin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar