Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Ungkap Sindikat Sabu di Lamongan, 2 Tersangka Berhasil Diciduk

Dua pelaku sindikat narkotika jenis sabu yang berhasil dibekuk oleh tim Satresnarkoba Polres Lamongan.

Lamongan (beritajatim.com) – Sindikat narkotika jenis sabu di Kabupaten Lamongan kembali terungkap. Dua terduga pelaku disergap tim Satresnarkoba Polres Lamongan pada pekan ini.

Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana melalui Kasat Resnarkoba, AKP Ahmad Khusen mengatakan, penangkapan dua orang diduga sindikat Narkoba ini bermula adanya laporan masyarakat yang resah karena di lingkungan mereka sering terjadi peredaran barang haram yang dimaksud.

Akhirnya, Jajaran Satresnarkoba Polres Lamongan berhasil meringkus dua tersangka di lokasi yang berbeda. Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial RF alias Mak Yah (49) dan IL (33).

Mak Yah berhasil diringkus pada Rabu (10/11/2021) sekira Pukul 21.30 WIB di rumahnya beralamat di Desa Mayong Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan. Sedangkan IL diringkus di warung kopi perempatan, Desa Songowareng Kecamatan Bluluk Kabupaten Lamongan, sekira pukul 23.45 WIB.

Dari tangan pelaku pertama ini, Khusen menyebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, meliputi 2 klip plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor ± 1,21 gram dan 0,59 gram, 1 unit timbangan digital, 1 buah bungkus wafer tango warna biru, 1 buah sedotan warna putih, 1 buah plastik klip kosong, serta 1 buah tas kresek warna biru.

“Sementara dari tangan pelaku kedua, kami berhasil amankan 2 plastik klip berisi Narkotika golongan 1 bukan tanaman (jenis sabu) Bruto 0.55 gram, 1 buah dompet warna coklat, 1 buah HP Samsung A21S warna hitam, 1 unit sepeda motor Honda CRF 150 warna hitam Nopol S-2879-ABI,” terang AKP Khusen, Senin (22/11/2021).

Berdasarkan pemeriksaan, menurut Khusen, tersangka merupakan pelaku yang diduga penjual, bandar, menyimpan dan menguasai barang haram tersebut.

“Peran tersangka ini diduga melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan dan memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan 1 Jenis sabu,” terangnya.

Usai penggeledahan, tersangka pun langsung digiring ke Mapolres Lamongan untuk proses hukum lebih lanjut. “Para tersangka ini, saat ini terus kita lakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Kedua tersangka ini terancam Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” tandasnya.[riq/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar