Hukum & Kriminal

Onderdil Dijual Online

Polisi Tuban Tembak Pencuri Motor Tetangga

Tuban (beritajatim.com) – Ahmad Fauzia (21), seorang pemuda asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban diringkus tim Jatanras Sat Reskrim Polres Tuban yang bekerja sama dengan anggota Polsek Merakurak, Jumat (5/7/2019. Ahmad merupakan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor).

Pemuda pengangguran itu ditangkap setelah melakukan penjualan onderdil motor hasil curiannya secara online lewat media sosial. Pemuda tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran berusaha kabur dari sergapan petugas saat hendak ditangkap.

Penangkapan pelaku curanmor itu berawal saat petugas mendapatkan laporan dari warga yang kehilangan sepeda motornya. Korban pencurian tak lain adalah tetangga dari pelaku itu sendiri. Saat itu motor korban diparkir di depan teras rumah.

“Korban pemilik motor melaporkan bahwa motornya hilang pada 2 Juli 2019. Sehingga kita yang mendapatkan laporan langsung melakukan penyelidikan atas kasus itu,” terang Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo.

Dalam proses penyelidikan, korps berseragam coklat melakukan berbagai upaya termasuk melakukan patroli di dunia maya yakni di Facebook. Saat itu anggota tim Resmob Polres Tuban mengetahui ada pemuda yang menjual velg sepeda motor dengan harga murah.

“Saat proses penyelidikan, kita mengetahui ada akun facebook yang menawarkan velg beserta bannya. Setelah kita cocokkan ternyata velg yang ditawarkan akun bernama Fuaze Salsabila itu sama dengan ciri-ciri milik korban yang hilang,” tambah Kasat Reskrim.

Mengetahui hal tersebut, petugas langsung menawar barang yang diposting oleh pelaku sebesar Rp 200 ribu. Hal tersebut dilakukan oleh petugas untuk mengetahui dan mencocokan apakan sesuai dengan sepeda motor Yamaha FIZ R milik korban yang hilant.

“Setelah cocok, kemudian kita lakukan penangkapan pada 3Juli 2019. Pelaku berusaha kabur saat akan ditangkap. Anggota sudah melakukan tembakan peringatan tiga kali ke udara, tapi tidak diindahkan. Akhirnya petugas terpaksa menembak pelaku pada bagian kaki,” papar Mustijat.

Dari hasil pemeriksaan, bahwa motor hasil curian dari tetangganya sendiri itu kemudian dibongkar oleh pelaku guna dijual secara terpisah. “Modusnya pelaku mencuri motor korban saat pemiliknya tidak ada di rumah. Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengembangkan kasus ini,” pungkasnya. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar