Hukum & Kriminal

Polisi Tetapkan Sekda Bondowoso Jadi Tersangka

Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso Syaifullah

Bondowoso (beritajatim.com) – Kepolisian menetapkan Syaifullah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, menjadi tersangka kasus pengancaman terhadap Alun Taufana, pejabat Badan Kepegawaian Daerah.

Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Bondowoso sudah melakukan gelar perkara dan ekpos kasus dengan kejaksaan. “Status berinisial S naik menjadi tersangka. Ancaman (hukuman) di bawah lima tahun penjara,” kata Kepala Polres Bondowoso Ajun Komisaris Besar Erick Frendriz, Senin (15/6/2020).

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bondowoso Ajun Komisaris Agung Ari Wibowo menambahkan, pihaknya masih akan menanti perkembangan penyidikan untuk menentukan apakah tersangka ditahan atau tidak. “Itu pertimbangan subyektif maupun obyektif penyidik,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Syaifullah, Achmad Husnus Sidqi mengatakan, penetapan tersangka merupakan hak penyidik. “Kami sebagai kuasa hukum akan mengikuti proses ini sesuai aturan. Apalagi nanti kami akan melakukan pembelaan di pengadilan apakah memang betul seperti itu,” katanya.

foto/ilustrasi

Syaifullah dilaporkan oleh Alun. “Dia (Alun) merasa dirinya diancam atau ditakut-takuti. Selang waktunya sudah agak lama, hampir satu tahun. Pengujinya di pengadilan. Kami akan melakukan pembelaan diri di pengadilan. Kami belum bisa memyampaikan di sini,” kata Husnus.

Informasi yang diperoleh beritajatim.com, peristiwa ini terjadi pada medio 29 Juli 2019. Dugaan pengancaman terkait dengan belum dilantiknya Syaifullah menjadi sekretaris daerah saat itu. Alun kemudian mengundurkan diri dari jabatan Kepala BKD. Namun selang beberapa waktu kemudian, ia diangkat menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Bondowoso. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar