Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Remaja di Bawah Umur, Pelaku Penusukan Seniman Kuda Lumping Hingga Tewas

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata.

Malang (beritajatim.com) – Polresta Malang Kota, menangkap remaja di bawah umur AM (17), pelaku pembunuhan seniman kuda lumping, Sugianto. Dia ditangkap di sebuah kebun di kawasan, Buring, Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (20/2/2020) kemarin.

Kasus ini bermula saat, ada pagelaran kesenian kuda lumping di Jalan KH Malik Dalam, Buring, Kota Malang sekira tanggal 8 Februari malam. Saat itu, Sugianto memainkan kesenian kuda lumping atau jaran kepang. Sugianto di bawah pengaruh miras.

Saat memainkan kesenian itu, Sugianto tak terkendali. Dia diduga kerasukan seperti permainan kuda lumping pada umumnya. Dia lantas mengejar pelaku, kemudian menyerang dengan cara menampar. Pelaku saat itu juga dalam pengaruh minuman keras.

Karena merasa diserang oleh korban, pelaku mengambil badik dan menyerang balik seniman kuda lumping itu. Badik yang dipegang disarangkan ke korban dengan menghujam berkali-kali pada bagian kanan perut.

“Awalnya dendam, karena diserang sama korban dalam pertunjukan kesenian. Kemudian pelaku menusuk pakai badik kena perut sebelah kanan. Sempat dilerai, yang melerai juga terkena sabetan,” kata Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata, Jumat, (21/2/2020).

Korban meninggal dunia di Rumah Sakit saat menjalani perawatan. Sementara pelaku karena masih di bawah umur, kasusnya ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Malang Kota.

“Korban meninggal dunia saat perawatan di Rumah Sakit. Pelaku penusukan masih anak-anak, pelaku ditangkap di kebun di Buring, Kedungkandang. Saat ini ditangani oleh Unit PPA karena masih di bawah umur,” tandasnya. (luc/kun)

Catatan Redaksi Sekaligus Ralat
Redaksi pukul 15.04 wib, Sabtu (22/2/2020) mengubah tanggal peristiwa yang semula tanggal 7 Februari menjadi tanggal 8 Februari malam.

 





Apa Reaksi Anda?

Komentar