Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Pengedar Sabu Rungkut, Sulit Cari Pekerjaan jadi Alasan

BS saat Diamankan di Polrestabes Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Beralasan susah mencari pekerjaan dan menganggur membuat BS (22), warga Medokan Sawah, Rungkut menjadi tahanan polisi. Ia ditangkap anggota Satres Narkoba Polrestabes Surabaya pada Senin, (14/03/2022) sekitar pukul 11.30 WIB usai ketahuan mengedarkan narkotika jenis sabu di sekitar Rungkut.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri menjelaskan, penangkapan tersebut bermula dari anggota kepolisian yang menemukan informasi perihal peredaran narkotika yang dilakukan BS. Polisi yang mendapatkan informasi tersebut lantas melakukan pendalaman. “Kami lakukan penyelidikan dan benar saja ternyata kami temukan tersangka baru saja membeli sabu untuk dijual,” ujar Daniel, Sabtu (09/04/2022).

Usai menerima informasi tersebut, BS lantas dijemput paksa di rumahnya. Ia sempat mengelak memiliki sabu. Namun, usahanya berkilah padam usai petugas menemukan 3 poket sabu siap jual beserta timbangan elektrik. “Kami temukan 3 poket dengan berat masing-masing 0.59 gram dua poket dan 0.31 gram satu poket dengan berat total 1.49 gram,” imbuh Daniel.

Dari keterangan tersangka, sabu tersebut baru saja diambil dari seseorang bernama IM pada hari yang sama ia ditangkap dengan harga 1.1 juta untuk 1 gram sabu. “Baru saja ambil dini harinya pak, dapat dari bandar IM itu kulakan pak, yang kemarin sudah banyak laku,” ujar BS.

Selain menjual, BS juga menggunakan sabu dari hasil mengurangi timbangan sabu pasiennya. Bahkan, BS juga sering menggunakan sabu bersama-sama dengan pasiennya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) subs. Pasal 112 Ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (ang/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar