Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Pelajar SMA dan Bandar Pil Koplo

Seorang bandar obat terlarang yakni pil koplo LL jalani pemeriksaan usai ditangkap petugas Polsek Wiyung, Surabaya, belum lama ini.(Polisi/Manik Priyo Prabowo).

Surabaya (beritajatim.com) – Petugas gabungan di Polsek Wiyung Surabaya menggelar operasi. Semua kendaraan pun dihentikan dan diperiksa.

Dari operasi tersebut petugas menemukan pil koplo jenis LL dari seorang pelajar SMA berinisial FAY. Kapolsek Wiyung, Kompol M Rasyad menjelaskan, pelajar ini pun lantas diperiksa di Polsek Wiyung.

“Menurut FAY, dirinya membeli pil koplo jenis LL ini dari seorang penjual. FAY membeli pil satu paket seharga Rp 20 ribu dengan isi 10 butir pil LL,” jelasnya, Rabu (19/2/2020).

Usai mendapatlan informasi secara detail dari FAY polisi pun langsung melakukan pengembangan. Selanjutnya petugas Unit Resskrim Polsek Wiyung pun mencari pengedar yang diketahui bernama Hadi Mustakim. Tak gegabah, petugas awalnya melakukan pengintaian hingga akhirnya mendapati bandar ini bertransaksi obat terlarang ini.

“Saat itu kami amankan pelajar tersebut dan lakukan interogasi serta meminta kesediaannya untuk membuka dari mana asal barang tersebut. Usai dapat informasi kami pun melakukan pengintaian dan menyergap bandar pil koplo ini,” beber Kapolsek.

Lebih lanjut kapolsek menjelaskan, bandar pil koplo ini diamankan di rumah pelaku kawasan Wiyung. Disana polisi mendapati tersangka dan melakukan penggeledahan hingga ditemukan lima bungkus pil koplo berisi masing-masing 1000 butir di atas lemari pakaiannya.

Saat diinterogasi, pria 29 tahun itu mengaku mendapat pil tersebut dari seorang bandar berinisial AM di wilayah Gresik. Hadi juga mengaku mendapat ungtung 100 persen dari hasil penjualan pil tersebut. Selain itu, Hadi nekat menjual pil koplo itu tak hanya ke kalanganannya saja, melainkan juga menyasar pelajar.

“Saya beli dari seseorang di Kabupaten Gersik. Belinya 1 juta per satu paket isi 1000 butir. Saya jualnya 20 ribu per paket kecil yang isinya sepuluh butir. Ya pelajar SMA sama SMP itu yang sering cari. Ditawarkan dari mulut ke mulut aja. Biasa transaksi di warkop,” tandasnya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar