Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Tahan Lelaki Terduga Pembunuh Wanita di Sukun Kota Malang

Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto.

Malang(beritajatim.com) – Polresta Malang Kota menahan S, suami tidak sah dari korban pembunuhan di Jalan Emprit Mas, Sukun, Kota Malang berinisial R. S ditahan sejak Senin, (20/9/2021) kemarin. Penahanan dilakukan untuk memudahkan penyidikan.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengatakan dugaan kuat S adalah pelaku pembunuhan. Hal itu diungkapkan berdasarkan keterangan yang dia buat saat diperiksa polisi. Polisi tinggal menyamakan keterangan S dengan hasil medis atau autopsi.

“Pelaku sudah (mengakui) dia saat ini di sini (ditahan). Kan kami lakukan pemeriksaan hari Senin dan Selasa itu sudah kami lakukan penahanan,” kata perwira yang akrab disapa Buher ini, Jumat, (24/9/2021).

Buher menuturkan, S kemungkinan akan dijerat dengan pasal 338 atau 340 KUHP. Untuk memastikan itu, polisi masih mendalami lebih lanjut. Polisi juga sempat meminta autopsi kepada keluarga sebelum jenazah di kremasi. Saat ini hasil autopsi menunggu Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

“Karena nanti apakah pasal 338 atau 340 KUHP terkait dengan perkara ini. Kita menunggu hasil autopsi dulu. Kita minta kan dari pihak keluarga (autopsi). Autopsi sebelum dimakamkan karena kan enggak bisa gali kuburan lagi karena di kremasi,” imbuh Buher.

Buher mengatakan, untuk melengkapi bukti kunci utamanya ada di autopsi. Pelaku mengaku memukul korban beberapa kali sebelum tewas. Keterangan ini akan disingkronkan dengan hasil autopsi.

“Kita harus menunggu hasil autopsi. Karena perbuatan dia memukul keterangannya berapa kali. Ini kan harus dibuktikan dengan kondisi korban. Terus hasil labolatorium kita tunggu dari darah di kuku, maupun bercak darah di baju. Jadi paling utama hasil autopsi,” tandasnya. (luc/kun)

 

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar