Hukum & Kriminal

Polisi Tahan Dosen Universitas Jember Tersangka Pencabulan

Wakapolres Komisaris Kadek Ary Mahardika bersama dosen tersangka pencabulan berinisial RH. [foto: Humas Polres Jember]

Jember (beritajatim.com) – RH, oknum dosen Universitas Jember, ditahan oleh Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, dengan status tersangka pencabulan terhadap keponakannya sendiri.

“Kejadiannya akhir tahun, tapi baru dilaporkan pada Februari 2021 oleh orang tua korban. Korban masih berusia 16 tahun. Tempat kejadian perkara di kediaman tersangka. Korban dan tersangka memang satu rumah,” kata Wakil Kepala Polres Jember Komisaris Kadek Ary Mahardika, Kamis (6/5/2021).

RH berpura-pura menunjukkan teknik pemyembuhan penyakit. “Namun dalam pelaksanaannya, tersangka justru mencabuli korban,” kata Mahardika.

Pencabulan terjadi dua kali. “Saat kedua, korban merekam kejadian dengan meletakkan HP di bawah bantal, sehingga apa yang dibicarakan tersangka pada korban dapat direkam. Kemarin sudah kami lakukan pemeriksaan di Satuan Reserse dan Kriminal,” kata Mahardika.

RH dijerat dengan pasal 82 ayat 1 dan 2 KUHP juncto pasal 76e UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman hukumannya 15 tahun ditambah sepertiga dari ancaman hukum yang diterapkan, karena tersangka merupakan wali (korban),” kata Mahardika.

Polisi sudah memeriksa salah satu saksi ahli. “Barang bukti yang kami amankan salah satunya HP yang digunakan merekam dan pakaian (piyama bergambar Doraemon) yang dikenakan korban pada saat terjadinya perbuatan cabul oleh tersangka,” kata Mahardika. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar