Hukum & Kriminal

Polisi Sita 8 Poket Sabu-sabu dari Pemuda Celep Sidoarjo

Sidoarjo (beritajatim.com) – Sarjono (29) pengedar sabu-sabu asal Jalan Kahuripan Kelurahan Celep, Sidoarjo Kota, dibekuk anggota Satreskoba Polresta Sidoarjo.

Dari rumah bujangan yang hidup sendiri karena kedua orang tuanya sudah meninggal itu, polisi menyita 8 poket sabu-sabu siap edar atau sudah kemasan.

Kasatreskoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto mengatakan tersangka Sarjono sudah menjadi TO kesatuannya sejak lama. “Sudah lama Sarjono ini jadi pengedar sabu-sabu dan terkenal di daerahnya,” katanya Kamis (9/5/2019).

Dalam penggrebekan di rumah tersangka, polisi berhasil menyita dari penggeledahan di almari kamar tersangka. Mulanya barang haram yang dimilikinya satu gram dan akan dijual lagi.

“Sabu-sabu itu sudah di pecah dan akan diedarkan atau dijual ke kalangan remaja. Sebelum mengedarkan, tersangka kami grebek duluan di rumahnya,” papar dia.

Dalam pemeriksaan, Sarjono mengaku akan bertransaksi dengan pembelinya di selatan RSUD, Jalan Cendekia dan di Daerah Perum Kahuripan Desa Jati Sidoarjo.

“Sarjono mendapatkan barang dengan sistem ranjau dari kenalannya di Surabaya. Pemasok barang haram identitas sudah kami kantonggi dan masih dalam pengejaran anggota,” tegasnya.

Tersangka tidak bisa mengontrol gaya hidupnya dan terpengaruh dengan orang di sekitarnya. Tersangka ini statusnya masih bujangan dan hidup sendiri di rumahnya. “Tersangka dikenal cenderung memiliki gaya bebas karena tidak ada yang mengingatkan,” beber Sugeng.

Sugeng merinci, dari dalam rumah tersangka, anggota berhasil menyita barang bukti berupa 8 poket sabu, alat menghisap sabu dan handphone. “Tersangka di jerat pasal berlapis yakni pasal 114 juncto 112 UURI nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika,” pungkasnya. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar