Hukum & Kriminal

Polisi Sita 7800 Bungkus Rokok Illegal

Sumenep (beritajatim.com) – Jajaran Polres Sumenep menyita 7800 bungkus rokok illegal. Rokok tanpa pita cukai itu bermerk Dalill dan Grand Max. Rokok tersebut disita dari Moh. Farid (25), warga Desa BakeongĀ  Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep. Tersangka mengangkut ribuan bungkus rokok illegal menggunakan mobil miliknya.

“Saat polsek rayon Lenteng, Ganding, dan Guluk-guluk menggelar razia gabungan, melihat mobil yang dikendarai tersangka berisi rokok tanpa pita cukai. Rokok berikut tersangka kemudian dibawa ke Polres Sumenep untuk menjalani proses pemeriksaan,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin, Selasa (13/8/2019).

Ribuan bungkus rokok tanpa cukai itu terdiri dari 660 pres atau 6.600 bungkus rokok merk Dalill, dan 120 pres atau 1200 bungkus rokok merk Grand Max. Tersangka diamankan di Polres Sumenep, dijerat pasal 54 atau 56 UU no 39 tahun 200i tentang perubahan atas UU no 11 tahun 1995 tentang cukai.

“Ancaman hukumannya 1-5 tahun penjara atau denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai,” papar Muslimin.

Sedangkan ribuan rokok tanpa pita cukai tersebut diserahkan kepada Kantor Bea dan Cukai wilayah Madura untuk proses penyidikan selanjutnya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar