Hukum & Kriminal

Bekuk 3 Pelaku

Polisi Sita 42 Gram Sabu dan 23 Ribu Pil Koplo

Jombang (beritajatim.com) – Peredaran narkoba di Jombang semakin menggila. Terbaru, Satresnarkoba Polres Jombang menangkap tiga pelaku. Dari penangkapan itu, polisi menyita 42 23 gram sabu, kemudian 23 ribu butir pil koplo, serta 490 butir pil Riklona Clonazepam.

Tiga pelaku yang dibekuk polisi itu masing-masing bernama M Iksan alias Eben (33), warga Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, kemudian Yogi Adam Pratama (22), warga Desa/Kecamatan Wonosalam, serta Junaedi alias Corot (25), warga Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Jombang.

Ketiga pelaku ditangkap secara berantai. Hal itu berdasarkan pengembangan dari kasus sebelumnya. Bahkan, Iksan merupakan pemain lama. Dia baru dua bulan keluar dari Lapas Madiun dalam kasus yang sama. “Pelaku yang bernama Iksan merupakan residivis,” kata Kapolres Jombang AKBP Boby Paludin Tambunan, Jumat (6/12/2019).

Boby menjelaskan, pelaku ditangkap pada Rabu (4/12/2019). Awalnya, petugas mendapatkan informasi bahwa salah satu rumah di Desa Ngrimbi kerap dijadikan transaksi narkoba. Polisi kemudian melakukan pemantauan secara inten. Nah, saat data sudah valid, penggerebekan pun dilakukan.

Tentu saja, M Iksan, sebagai pemilik rumah kaget bukan kepalang. Dia mengelak tudingan petugas. Namun warga Desa Ngrimbi ini tidak bisa berkutik. Karena petugas menemukan sejumlah barang bukti ketika dilakukan penggeledahan. Dari penangkapan itu akhirnya mengembangka ke dua pelaku lain.

“M Iksan sebagai bandar narkoba. Sedangkan dua pelaku lain sebagai pengedar. Barang bukti yang kita sita meliputi sabu sebanyak 42,23 gram, pik koplo 23 ribu butir, serta pil riklona sebanyak 490 butir,” kata Boby menambahkan.

Barang bukti lain yang disita adalah, seperangkat alat hisap sabu atau bong, plastik klip, sedotan, timbangan elektronik, serta uang tunai sebesar Rp 2 juta. Meski sudah menanngkap tiga pelaku, namun polisi masih mengembangkan kasus ini guna membongkar jaringan di atasnya.

“Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 114 ayat 2, junto pasal 112 ayat (2) UU RI No 35/2009, dengan ancaman 20 tahun penjara. Juga pasal 196 UU RI No 36/2009 tentang Kesehatan, ancamannya maksimal 12 tahun penjara,” ujar Boby yang didampingi Kasat Resnarkoba AKP M Mukid. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar