Hukum & Kriminal

Polisi Ponorogo Cek Penerapan Protkes di Tempat-tempat Wisata di Bumi Reyog

Ponorogo (beritajatim.com) – Selain melakukan razia balon udara tanpa awak, tugas polisi saat lebaran kali ini juga memastikan tempat wisata di bumi reyog menerapkan protokol kesehatan (protkes) yang ketat. Sebagai langkah antisipasi peningkatan jumlah pengunjung di tempat-tempat wisata, Polres Ponorogo melakukan pengecekan dan pengontrolan.

Pengecekan di salah satu tempat wisata di bumi reyog, yakni wisata Bukit Soeharto di Kecamatan Badegan Ponorogo, dipimpin langsung oleh Kapolres Ponorogo AKBP. Muchammad Nur AzisAzis pada hari Sabtu (15/5). Kapolres juga didampingi oleh polisi pejabat utama (PJU) Polres Ponorogo dan instansi terkait.

“Kami lakukan pengecekan dan pengontrolan tempat wisata dalam masa lebaran ini,” kata Kapolres Ponorogo AKBP. Muchammad Nur Azis, Sabtu (15/5/2021).

Kegiatan pengecekan tempat wisata ini dilaksanakan setelah selesai melakukan pengecekan di dua pos perbatasan. Yakni di Ponorogo – Mlilir ( Pos Mlilir ) dan Ponorogo – Wonogiri (Pos Biting).

Dalam kesempatan ini Kapolres Ponorogo Mochamad Nur Azis bersama rombongan membagikan masker secara gratis kepada warga pengunjung wisata Bukit Suharto. Kapolres juga memberikan himbauan agar para pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan (protkes), yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

“Pengunjung maupun pengelola kami himbau untuk menaati protkes yang ketat, tadi juga ada pengunjung yang kami berikan masker secara gratis,” katanya.

Pengecekan dan pengontrolan ke tempat wisata ini, guna membagi tugas ke jajarannya untuk memperkuat pengawasan dan pelaksanaan ketentuan jumlah pengunjung tempat wisata dan tetap memperhatikan protkes.

“Bagi personel yang melaksanakan tugas di tempat wisata, agar benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik mulai dari pengecekan suhu tubuh, mengarahkan pengunjung untuk menggunakan handsanitizer atau mencuci tangan di tempat yang disediakan, menghimbau untuk menjaga jarak serta berkoordinasi dengan pengelola untuk membatasi jumlah pengunjung,” katanya.

Sanksi menanti kepada para pengunjung yang tidak taat pada protkes. Sanksi yang diberikan tentunya sebagaimana yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku saat ini.

“Apabila masih ada pengunjung yang melanggar dan tidak mengindahkan apa yg disampaikan oleh petugas, dapat dikenakan sanksi sebagaimana yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku” pungkas Kapolres, Sabtu (15/5/2021). (kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar