Hukum & Kriminal

Polisi Periksa Tersangka Kasus Meninggalnya 3 Karyawan PT Enero

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Sodik Efendi. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Penyidik Satreskrim Polresta Mojokerto memeriksa tersangka kasus kecelakaan kerja yang menewaskan tiga korban di PT Energi Agro Nusantara (PT Enero), Sabtu (6/6/2020). Tragedi yang menelan tiga korban jiwa tersebut terjadi pada Sabtu (11/4/2020).

Pemeriksaan dilakukan terhadap satu tersangka. Pasalnya, satu tersangka lagi juga menjadi korban tewas dalam kecelakaan kerja saat melakukan pembersihan area bak penampungan sementara bioetanol yang notabene anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X), di Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Sodik Efendi mengatakan, setelah proses penyelidikan dan gelar perkara terhadap kasus tersebut, pihaknya meningkatkan status saksi menjadi tersangka. “Ada dua tersangka, B dan M. Satu tersangka gugur demi hukum karena meninggal di TKP,” ungkapnya.

Satu tersangka gugur demi hukum yakni B sebagai Foreman, sementara satu tersangka lainnya yakni M (36) merupakan SPV. Pasca penetapan tersangka, Rabu (3/6/2020) kemarin, M yang merupakan warga Mojokerto sendiri ini untuk kali pertama menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Tersangka dijerat Pasal 359 KUHP tentang barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Saat ini masih dalam proses penyelidikan, tersangka sendiri belum dilakukan penahanan,” jelasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar