Hukum & Kriminal

Polisi Pemegang Senpi Jalani Tes Psikologi di Polres Gresik

Gresik (beritajatim.com)– Ratusan anggota Polres Gresik yang memegang senjata api (Senpi) menjalani tes psikologis yang digelar di gedung diklat perusahaan BUMN. Tes psikologi ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penyalahgunaan senpi bagi anggoya Polri. Khususnya, anggota Polres Gresik yang sedang menjalankan dinas.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro menuturkan, tes psikologi ini dilakukan untuk mengetahui keadaan personil masing-masing agar dalam pelaksanaan tugas Kepolisian berjalan dengan semestinya.

Melalui tes, lanjut dia, diharapkan agar para anggota yang memegang senpi paham terhadap perkap nomor 1 tahun 2009, sesuai dengan perkap pasal 47 nomor 8 tahun 2009 tentang penggunaan senpi. Kegiatan ini dilakukan secara rutin 6 bulan sekali.

“Dengan kegiatan ini diharapkan kesatuan dapat mengetahui tingkat kecerdasan, intelektual, tingkat emosional, pengendalian diri, penyesuaian diri dalam bertugas,” ujarnya, Kamis (31/01/2019).

Wahyu juga mengatakan, hasil yang diperoleh masing-masing personil akan menentukan kelayakan personil yang menggunakan senpi nantinya. “Tes psikologis salah satu persyaratan saja, bukan berarti personil tersebut harus memegang senpi,” ujarnya.

Menurutnya, kelayakan personil untuk memegang senpi juga harus mendapat rekomendasi dari pejabat Polres serta kelengkapan administrasi lainnya. “Kami juga melibatkan biro SDM Polda Jatim, dan ini kegiatan ini merupakan rutin dilakukan,” tandasnya. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar