Hukum & Kriminal

Polisi Pamekasan Peringatkan “Pemborong” BBM dengan Jerigen

Pamekasan (beritajatim.com) – Kapolsek Palengaan, Iptu Sri Sugiarto mengingatkan sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, sekaligus tidak melakukan aksi borong BMM alias Bahan Bakar Minyak.

Hal tersebut disampaikan pasca adanya mobil jenis Carry bernopol M 1576 E yang terbakar saat mengisi BBM di SPBU Larangan Badung, Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Rabu (15/7/2020). Di duga akibat tetesan bensin yang mengenai mesin kendaraan dan mengakibatkan kebakaran.

“Kejadian ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, khususnya para pemborong BBM dengan menggunakan jerigen. Sehingga kedepan kita harus selalu berhati-hati, sekaligus meminta agar tidak melakukan aksi borong BBM,” kata IPTU Sri Sugiarto.

Selain itu pihaknya menilai aksi memborong BBM dengan menggunakan jerigen sangat beresiko dan bahkan sangat berbahaya. “Bagaimanapun kulakan BBM dengan jerigen, keamanannya tidak terjamin. Apalagi bagi pengendara lain seperti kejadian ini,” ungkapnya.

“Dugaan sementara kebakaran ini terjadi karena ada tetesan BBM yang mengenai mesin (kendaraan) saat dinyalakan, sehingga terjadi kebakaran. Tapi kami masih melakukan pendalaman (Olah TKP) sekaligus evaluasi, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang,” jelasnya.

Beruntung peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa, sekalipun kerugaian materil ditaksir sekitar Rp 100 juta. “Sementara kita akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas mantan Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pamekasan. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar