Hukum & Kriminal

Polisi Kejar Pelaku Perusakan Mobil Mahasiswi Asal Sidayu Gresik

Kapolsek Manyar, Gresik Iptu Bima Sakti saat memberikan keterangan terkait kasus perusakan mobil yang dikendarai mahasiswi asal Desa Golokan, Sidayu

Gresik (beritajatim.com)- Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Manyar, Gresik mengejar pelaku perusakan mobil yang dikendarai Afra Putri Zainifa (21), mahasiswi asal Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresik.

Mobil Daihatsu Sigra W 1973 DZ yang dikendarai Afra Putri mengalami kerusakan setelah dipukul dengan paving. Sehingga, bagian kiri bodi mobil yang dikendarainya penyok. Akibat kejadian ini, korban akhirnya melaporkan ke Polsek Manyar.

Selain mobil korban mengalami penyok, korban Afra Putri Zainifa juga mengalami trauma. Pasalnya, pelaku yang tidak terima karena nyaris tertabrak mengancam korban sambil mengejar serta mengacung-acungkan paving ke korban.

Kejadian tersebut sempat viral di medsos. Pasalnya, pelaku yang berbuat seperti seorang preman menghentikan mobil sambil terus mengancam.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti menuturkan, kronologis kejadian ini berawal saat korban bersama lima orang penumpang. Dua diantaranya dewasa dan tiga orang anak-anak habis belanja di Giant Perum GKB. Setelah itu, korban tiba-tiba didatangi seorang pengendara motor.

“Saat itu korban Afra Putri Zainifa sempat menanyakan ada masalah apa. Karena tak menjawab, korban melanjutkan perjalanan. Namun, sewaktu melintas di Pertigaan Tenger Manyar, Gresik, mobil korban dihentikan pelaku yang merasa nyaris tertabrak,” tuturnya, Sabtu (20/2/2021).

Bersamaan dengan itu masih kata Bima Sakti, korban meminta maaf. Tapi, saat melanjutkan perjalanan lagi, korban mendengar suara keras dari luar. Kemudian dilihat bodi bagian kiri mobilnya penyok dipukul pakai paving oleh pelaku sembari mengancam korban.

“Merasa nyawanya terganggu, korban akhirnya melaporkan kejadian ke Polsek Manyar sambil menyertakan bukti rekaman video,” katanya.

Bima Sakti menambahkan, terkait dengan kasus ini anggotanya masih melakukan penyelidikan serta memeriksa sejumlah saksi-saksi. “Kasus ini masih dalam tahap pendalaman dan penyelidikan. Mudah-mudahannya pelakunya segera tertangkap. Jadi kami mohon waktu,” imbuhnya. [dny/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar