Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Jombang Tembak Dua Perampok Spesialis Minimarket

Dua perampok di Jombang yang kesulitan berjalan karena kakinya ditembak polisi, Jumat (10/9/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Petugas dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang, Jawa Timur, menembak dua perampok spesialis minimarket. Keduanya adalah Wanto (33), Samsul Anas (25), warga Dusun Damar, Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Mereka ditembak kakinya karena hendak melakukan perlawanan saat diringkus di rumahnya. Sedangkan dua perampok lainnya tak sampai dilumpuhkan menggunakan timas panas. Mereka masing-masing Novi Siswo Prakoso (26), dan Kasiono (26), keduanya juga warga usun Damar, Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

“Empat pelaku yang kita tangkap. Dua di antaranya kita lumpuhkan menggunakan timah panas. Karena saat ditangkap melawan petugas. Seluruh pelaku sudah kita tahan,” kata Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, saat merilis kasus perampokan tersebut, Jumat (10/9/2021).

Oleh sebab itu, saat digelandang petugas, Wanto dan Anas berjalan terpincang-pincang. Perban warna putih membalut kakinya. Selain menangkap empat pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu unit mobil Toyota Avanza warna putih nopol N-1978-SK, satu pucuk senjata jenis airsoft gun beserta pelurunya, serta uang tunai Rp 4,7 juta sisa hasil kejahatan.

Komplotan perampok asal Pasuruan tersebut merupakan spesialis minimarket. Berdasarkan pemeriksaan, mereka mengaku sudah melakukan perbuatan serupa sebanyak empat kali. Semisal di Ngawi dan Solo Jawa Tengah. Uang hasil kejahatan tersebut dibagi rata.

Namun, untuk kejahatan yang dilakukan di Jombang, baru pertama kali mereka lakukan. Komplotan bersenjata pistol ini merampok Alfamart yang ada di Jl Raya Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo pada Kamis (9/9/2021) dini hari.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menunjukkan barang bukti berupa pistol yang digunakan komplotan perampok

Untuk menakut-nakuti korbannya, salah satu dari perampok menodongkan pistol air softgun. Senjata tersebut ditodongkan ke kasir agar memberitahu dimana tempat penyimpanan uang atau brankas. Pistol juga sempat menyalak dua kali. Beruntung hanya mengenai rak kaca.

Kasir yang ketakutan tak bisa berbuat banyak. Dia menunjukkan lokasi penyimpanan uang. Sejurus kemudian dua pelaku yang berada di dalam minimarket tersebut langsung menguras habis brankas berisi uang Rp 16 juta. Usai mendapat uang jarahan, komplotan ini kabur menggunakan mobil Toyota Avanza warna putih.

Uang hasil kejahatan sempat dibagai oleh para pelaku. Namun petugas berhasil menyita uang tunai Rp 4,7 juta sisa hasil kejahatan. “Para pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan (curas). Ancamannya, hukuman selama 12 tahun penjara,” pungkas Kapolres Jombang. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar