Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Ingatkan Disiplin Prokes dalam Operasi Zebra Semeru 2021 di Jombang

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2021 di lapangan Polres Jombang, Senin (15/11/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Polres Jombang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2021 dalam rangka menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas). Acara ini bertempat di Lapangan Mapolres setempat, Senin (15/11/2021).

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho yang diwakili Kabagops Kompol Muhammad Puji mengatakan, pelaksanaan operasi zebra tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Meskipun penyebaran virus tersebut sudah dapat dikendalikan, namun tetap membutuhkan kewaspadaan bersama. Pasalnya, saat ini sudah ada varian terbaru Covid-19 yaitu delta plus. Varian ini penularannya lebih cepat dibandingkan dengan varian Covid-19 lainnya.

Oleh karena itu, disiplin protokol kesehatan juga menjadi sasaran dalam operasi zebra tersebut. Yakni memberikan imbauan 5M yang meliputi memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan.

“Sosialisasi 5M harus tetap dilaksanakan dengan meningkatkan operasi yustisi yang berkolaborasi dengan TNI dan pemerintah daerah setempat. Juga laksanakan kegiatan edukasi kamseltibcarlantas kepada masyarakat secara intens, khususnya kepada kaum milineal. Dengan begitu angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” ujar Kabagops Polres Jombang Kompol Muhammad Puji.

Dia menambahkan,  keberhasilan Jawa Timur dalam menekan laju penyebaran Covid-19 berimbas pada penurunan PPKM berlevel sesuai inmedagri nomor 57 tahun 2021. Beberapa kabupaten dan kota telah menjadi level 1 dan 2. Sehingga beberapa fasilitas umum seperti sekolah, tempat wisata, bandara, tempat hiburan dan lain-lain kembali dibuka.

Namun demikian, lanjutnya, hal itu harus dikelola dengan baik, bekerja sama dengan stakeholder masing-masing agar tidak menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19 terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.  Kemudian, melakukan koordinasi secara intens dengan berbagai pihak dalam rangka kegiatan sosialisasi larangan mudik pembatasan mobilitas masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2022.

“Harapannya, masyarakat dapat patuh dan taat terhadap kebijakan pemerintah tersebut. Juga, tetap menjaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas. Tujuannya, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya kepada peserta apel.

Operasi zebra digelar selama 14 hari, mulai tanggal 15 -28 November 2021. Apel gelar pasukan diikuti personil gabungan dari P3M, Kodim 0814, Polres Jombang, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan Pemkab Jombang serta Ormas Senkom Mitra Polri dan RAPI.

Selain untuk meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, operasi zebra juga bertujuan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, serta menurunnya penyebaran Covid-19. “Juga untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib berlalu lintas,” pungkas Kompol Muhammad Puji. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar