Hukum & Kriminal

Polisi Gresik Sosialisasi Larangan Mudik

Gresik (beritajatim.com) – Polisi Gresik melakukan sosialisasi larangan mudik secara masif di Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Salah satu yang dilakukan turun ke jalan raya menemui pengendara.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kaur Mintu Satlantas Iptu Ali Fauzi menyampaikan, kegiatan sosialisasi imbauan larangan mudik ini sebagai upaya Polres Gresik dalam mendukung progam pemerintah berkaitan dengan larangan mudik dari tanggal 6-17 Mei 2021. Apalagi saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Melalui informasi ini agar masyarakat menunda untuk mudik sampai batas waktu yang ditentukan oleh pemerintah,” ujarnya, Selasa (20/04/2021).

Dengan turun ke jalan raya kata dia, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada pengendara. Sekaligus mengajak untuk tidak mudik di hari raya lebaran tahun ini supaya tidak terjadi penularan Covid-19.

Terpisah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengajak masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah agar tidak mudik. Ini tidak lain untuk melindungi agar tidak terjadi penyebaran Covid-19, utamanya di Kota Pudak.

Perwira dengan dua melati dipundak itu berharap masyarakat bisa mendukung kebijakan larangan mudik. Hal tersebut tidak lain untuk kesehatan dan keselamatan bersama. “Pemerintah tentu memiliki pertimbangan, melarang kita mudik agar mengurangi penyebaran Covid-19. Tren hari ini sudah bagus, harus dijaga dan dipertahankan,” ungkapnya.

Selain pemerintah dan satgas melakukan pencegahan, keikutsertaan masyarakat dalam upaya keluar dari pandemi Covid-19 menjadi hal yang sangat penting. “Terkait larangan mudik itu, kami bersama pihak terkait juga melakukan penyekatan-penyekatan. Sekali lagi, tren Covid-19 sudah bagus. Kabupaten Gresik sudah zona kuning, harus kita jaga dan pertahankan sehingga bisa segera zona hijau,” kata Arief. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar