Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Gresik Ringkus Pengedar Sabu Asal Bungah Gresik dan Madura

Gresik (beritajatim.com)– Peredaran sabu di wilayah hukum Polres Gresik tak memandang kondisi. Kendati masih ada pandemi covid-19, dua pelaku yang berprofesi sebagai pengedar. Yakni, Abdul Asis (40) asal Socah, Bangkalan dan Sullam Taukhit (39) warga Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Gresik diringkus aparat kepolisian setempat.

Kedua pelaku itu, digerebek di salah satu rumah di Kecamatan Bungah. Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti dari tersangka berupa 2,65 gram sabu diedarkan.

Penggerebekan tersebut, tidak disangka oleh kedua pelaku. Pasalnya, saat itu sedang asyik kongkow-kongkow tiba-tiba datang petugas yang langsung penggerebekan.

Dihadapan petugas, kedua pelaku itu mengakui sebagai pengedar sabu di wilayah Kecamatan Bungah, Gresik. Untuk mengelabui petugas, pelaku memasukan sabu kedalam box ponsel beserta peralatan yang beiris sabu

“Satu plastik sabu berisi 0,59 gram. Empat skrop sedotan, dua korek api, satu timbangan elektrik, dan uang sebesar Rp 1 juta. Enam klip plastik kosong, satu botol kaca, dan dua ponsel,” unjar Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Pambudi, Senin (21/11/2021).

Dari total 2,65 gram, setelah ditimbang oleh petugas, masing-masing sabu dengan berat 0,31 gram, 0,30 gram, 0,30 gram, 0,30 gram, 0,29 gram, 0,28 gram dan 0,28 gram.

“Pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Gresik untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” kata Irwan Tjatur.

Saat ini, meduanya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (dny/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar