Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Gresik Ringkus Pelaku Curas

Gresik (beritajatim.com) – Kurang dari 1×24 jam Unit Reskrim Polsek Driyorejo, Gresik meringkus pelaku curas perampasan sepeda motor Honda Scoopy di Dusun Guwo, Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo. Kejadian tindak pidana curas ini berawal dari pertemanan yang baru sehari di medsos (Facebook) yang dialami Lindah Nur Indasari warga asal Desa Telogo Bedah Kecamatan Menganti, Gresik.

Sementara pelaku Dodik Kurniawan pria beristri dan anak satu asal Desa Sumput Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Kedua orang tersebut, berteman di medsos. Komunikasipun berlanjut melalui WhatsApp. Saat itu korban Lindah dijanjikan oleh pelaku untuk bekerja di salah satu pabrik di wilayah Driyorejo Gresik. Kemudian diajak janjian bertemu untuk menyerahkan persyaratan lamaran pekerjaan di Perum Griya Kencana Driyorejo, Gresik.

Setelah keduanya bertemu, korban dibonceng pelaku mengendarai sepeda motor milik korban dengan alasan akan ajak ke rumah personalia perusahaan sebagaimana yang dijanjikan.

Setelah melintas di Desa Sumput Kecamatan Driyorejo. Bukannya diajak ke rumah personalia perusahaan, tetapi oleh pelaku dibelokkan ke tempat sepi area persawahan.

Di tempat sepi persawahan tersebut korban dipukul sebanyak dua kali mengenai kepala hingga terjatuh dan di injak-iinjak dengan mengunakan kaki.

Selanjutnya sepeda motor dibawa kabur oleh pelaku. Korban sempat mempertahankan sepeda motornya namun tidak kuasa sehingga terseret sejauh dua meter. Kemudian korban meminta pertolongan kepada warga.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan berbekal informasi dilapangan polisi berhasil mengantongi identitas pelaku sekaligus mengendus keberadaannya. “Memang benar kami mengamankan pelaku kasus curas kurang dari 1×24 jam di Desa Sumput, Driyorejo,” ujar Kapolsek AKP Zunaidi, Rabu (16/02/2022).

terhadap pelaku perampasan sepeda motor honda scoopy oleh tim Buser polsek Driyorejo yang terjadi di Dsn. Guwo Ds. Sumput Kec. Driyorejo Kab. Gresik pada senin 14 februari 2022 sekitar pukul 20:00 Wib.

Saat ditangkap lanjut Zunaidi, pelaku tidak melawan dan mengakui seluruh perbuatannya. Dia mengaku nekat merampas motor korban karena masalah ekonomi. “Pelaku berikut barang bukti diamankan di Polsek Driyorejo guna mempertanggung jawabkan perbuatannya dan dijerat pasal 365 KUHP ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar