Hukum & Kriminal

Polisi Gelar Rekontruksi Pembunuhan di Tol Kebomas

Gresik (beritajatim.com) – Jajaran Satreskrim Polres Gresik melakukan adegan rekontruksi kasus pembunuhan mayat yang dibuang di Jalan Tol Kebomas. Dalam rekontruksi itu, juga didampingi petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik serta beberapa penyidik kepolisian.

Ada 17 adegan rekontruksi yang diperagakan oleh pelaku, mulai dari membawa korban (Mad Molla), menjerat di dalam mobil hingga dibuang ke selokan jalan tol km 14 Jalan Tol Kebomas, Gresik.

“Sebelum dibuang ke selokan Jalan Tol Kebomas, Gresik, leher korban dijerat dengan tali tampar warna biru di dalam mobil,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Panji Pratistha Wijaya, Senin (10/02/2020).

Masih menurut Panji, setelah mayat korban dibuang, beberapa pelaku langsung balik ke Sampang, termasuk suami yang berinisial J, yang istrinya diselingkuhi Mad Molla. “Setelah dibuang, pelaku yang sebelumnya menggunakan mobil Avanza silver, berganti mobil Avanza hitam di Jalan Tol Kebomas, dan beberapa pelaku langsung balik ke Sampang,” paparnya.

Lanjut Panji menuturkan, korban masih satu desa dengan pelaku asal Ketapang Timur, Ketapang, Sampang, Madura. Bahkan, kalau diurutkan masih ada garis keturunan keluarga. “Kami akan terus menindaklanjuti proses pelaku lainnya. Mereka yang belum tertangkap masuk DPO dan masih berada di Jawa Timur,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, ada 7 pelaku dalam proses pembunuhan berencana terhadap korban Mad Molla. Dari jumlah itu, polisi masih mengamankan dua orang, yakni Sugianto dan Rohman. Sementara sisanya, masih dalam pengejaran aparat kepolisian dan masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar