Hukum & Kriminal

Polisi Gelar Rapid Test Drive Thru dan Bagikan Masker di Surabaya

Petugas saat membagikan masker dan pemeriksaan tes rapid di Jalan Merdeka, Surabaya, Senin (22/6/2020) oleh Polres KP3 Pelabuhan Tanjung Perak.(Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Guna meningkatkan kesadaran masyarakat Surabaya yang masih minim memakai masker, Polrestabes dan Polres KP3 Pelabuhan Perak menggelar aksi bagi-bagi masker dan rapid test drive thru.

Sosialisasi ini dilakukan bersama Polda Jawa Timur serentak di Jatim termasuk Kota Surabaya secara total. Wakapolrestabes Surabaya ABKP Hartoyo menjelaskan, pembagian masker gratis ini terbagi di beberapa titik.

“Diantaranya Mapolrestabes, Monumen Polri atau Polisi Istimewa, dan sejumlah perempatan di pusat kota. Tujuannya untuk mengajak masyarakat agar gencar memakai masker saat keluar rumah. Supaya bisa meminimalisir adanya penularan virus Covid-19,” jelasnya kepada jurnalis, Senin (22/6/2020).

Selain diadakan di pusat kota, pembagian masker juga digelar di Jalan Jakarta oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Petugas juga menjelaskan bahwa masih banyak warga Kota Surabaya yang enggan pakai masker. Hal tersebut terlihat dari 25 kendaraan yang diambil sampelnya lebih dari 10 pengendara roda dua dan mobil masih tak memakai masker. Oleh sebab itu, sekitar 750 masker dan 130 alat tes rapid disiapkan.

Petugas saat membagikan masker dan pemeriksaan tes rapid di Jalan Merdeka, Surabaya, Senin (22/6/2020) oleh Polres KP3 Pelabuhan Tanjung Perak.(Manik Priyo Prabowo)

“Kami siapkan 750 masker gratis dan 130 alat tes rapid. Diharapkan melalui sosialisasi dan pembagian masker jni kesadaran masyarakat terus meningkat,” jelas Wakapolres KP3 Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol M Faisol.

Sementara itu dari total 10 pengendara yang dilakukan rapid tes secara acak tak ada satu pun yang positif. Imam (45) warga Asemrowo menjelaskan, dirinya mengaku kaget harus ikut tes rapid. Meski demikian pihaknya mengaku senang dilakukan tes karena ia belum pernah melakukan tes. Imam yang juga bersama sang istri ini pun dilakukan tes bersama dan hasilnya sama negatif. “Tadi negatif kata bapak polisi dan dokternya. Katanya satu strip itu negatif. Ya senang dites karena baru kali ini ikut tes gratis,” cetusnya.(man/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar