Hukum & Kriminal

Polisi Dalami Kasus Penganiayaan di Tambak Sawah

Sidoarjo (beritajatim.com) – Satreskrim Polresta Sidoarjo terus menyelidiki kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang terhadap Yohannes, warga yang indekost di Bahari kawasan Tambak Sawah Kecamatan Waru. Sejumlah saksi pun sudah dimintai keterangan.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com pasca kejadian, dilakukan mediasi oleh pihak terkait. “Kedua pihak yang terlibat dalam kasus ini dipertemukan agar kejadian tersebut tidak terulang dan meluas,” ucap sumber di kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha Hardi membenarkan ada pertemuan yang dihadiri oleh pihak pemerintah desa dan camat. “Hasilnya saya belum mendapatkan laporan,” terangnya.

Ambuka juga menegaskan bahwa proses hukum kasus tersebut masih lanjut. “Sementara kasusnya masih diproses,” tegasnya.

Dalam kasus ini, Ambuka tidak menjelaskan soal pemeriksaan maupun penahanan dari pihak terlapor, yakni orang-orang suruan CV Wastera. Orang-orang suruhan itu mengaku sebagai protokoler CV Wastera.

Mereka diduga melakukan penganiayaan terhadap Alfon dan dua temannya Yohannes (24) dan Marsi (21) dengan senjata tajam. Saat itu mereka berada di tempat kos Alfon di Tambak Sawah. [isa/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar