Hukum & Kriminal

Polisi Bubarkan Live DJ Music di Cafe Kedungrukem Benjeng

Gresik (beritajatim.com) – Jajaran aparat kepolisian membubarkan live DJ music di sebuah cafe tepatnya di Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Gresik. Pembubaran tersebut terpaksa dilakukan karena pandemi Covid-19 belum berakhir kendati Gresik statusnya sudah zona oranye.

Berdasarkan dua video yang beredar di masyarakat dengan durasi masing-masing 29 detik serta 27 detik, terlihat ratusan muda-mudi serta seorang DJ tanpa mengenakan masker dan tidak menjaga jarak larut menikmati house music.

Ironisnya lagi, live music tersebut jauh-jauh hari undangannya sudah beredar di sejumlah komunitas anak-anak muda. Acara yang dikemas ‘Gebyar Party’ juga mengundang artis lokal dari luar Gresik yang digelar di sebuah cafe.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, acara live DJ music itu sudah dibubarkan karena mengindahkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. “Begitu mendapat laporan dari masyarakat acaranya langsung dibubarkan,” katanya, Senin (2/11/2020).

Lebih lanjut Arief menuturkan, dirinya juga memerintahkan Kapolsek Benjeng AKP Lukman Hadi turun ke lapangan guna membubarkan acara tersebut. “Kapolsek Benjeng sendiri yang memimpin pembubaran di dalam cafe agar semua pengunjung pulang ke rumah masing-masing,” tuturnya.

Dalam video berdurasi 20 detik, Kapolsek Benjeng AKP Lukman Hadi berdiri diatas stage sambil memegang microphone. Dengan berpakaian dinas, perwira pertama itu dengan tegas memerintahkan agar pengunjung cafe bubar. “Ayo bubar semua sebelum kami mengambil tindakan tegas,” pungkasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar