Hukum & Kriminal

Polisi Bongkar Pemalsuan Onderdil Sepeda Motor di Jember

Jember (beritajatim.com) – Aparat kepolisian membongkar pemalsuan suku cadang (onderdil) sepeda motor di salah satu bengkel di Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Sejumlah suku cadang yang dipalsu itu bermerek AHM (Astra Honda Motor), antara lain kampas rem cakram depan, kampas rem cakram belakang, lampu, busi, piston, rantai, kopling. Pemalsuan ini membahayakan keselamatan pengguna kendaraan yang menggunakan suki cadang abal-abal.

Kasus ini terungkap setelah ada warga yang melapor ke polisi. Dia datang ke bengkel itu untuk menyervis kendaraan pada 18 Maret 2019. Tapi ada suku cadang yang diperbarui yang cepat aus. “Kampas remnya cepat habis dan rem blong,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo, Selasa (26/3/2019).

Polisi menyita 124 buah kampas rem cakram depan, enam buah kampas rem cakram belakang, tiga buah gead Set atau rantai roda KIT, 160 buah bohlam lampu depan dan belakang, 415 buah bearing atau klaher (bantalan roda), 222 buah karet fanbelt (sabuk penggerak), dan 700 Buah busi sepeda motor U22FSU Denso.

Polisi menangkap pria berinisial AEP (32), warga Kecamatan Kaliwates. “Yang bersangkutan sudah beroperasi selama satu tahun. Kami berkoordinasi dengan AHM di Jakarta dan betul bahwa barang-barang ini palsu,” kata Kusworo.

AEP mengaku sudah setahun memakai suku cadang palsu ini. Harga jual barang palsu itu sangat murah. Jika kampas rem merek orisinal dijual dengan harga Rp 50 ribu, maka kampas rem palsu dilego dengan harga Rp 30 ribu dan AEP memperoleh bagian penjualan Rp 7 ribu per pemasangan.

Barang-barang palsu itu diperoleh AEP dari daerah lain. Polisi sedang mengembangkan penyelidikan. “Bengkel itu kini sudah ditutup. Masyarakat tak perlu khawatir,” kata Kusworo.

Tersangka dijerat dengan Pasal 62 Ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1), UU No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen. “Ancaman pidananya lima tahun penjara,” kata Kusworo. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar