Hukum & Kriminal

Polisi Bongkar Komplotan Curanmor, Empat Pelaku Ditangkap

Jombang (beritajatim.com) – Polres Jombang membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Selasa (28/4/2020). Dari kasus tersebut, polisi menangkap empat orang pelaku mulai pemetik (pelaku yang bertugas mengeksekusi) hingga penjual barang curian tersebut.

Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan menjelaskan, empat pelaku tersebut memiliki peran berbeda. Adalah Fauzi (34), warga Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung yang bertugas sebagai pemetik. Kemudian Kasiadi (55), warga Desa Menganto, Kecamatan Mojoawarno yang bertugas menawarkan hasil curian, serta Sopii (39) dan Imron (40), warga Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung.

Sementara korbannya adalah Sarmanto (62), warga Desa Banjarpoh, Kecamatan Sumobito, Jombang. “Fauzi yang bertugas sebegai pemetik, mencuri sepeda motor Scoopy milik korban saat diparkir di samping rumah pada 24 Maret 2020. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi,” ujar Kapolres, Selasa (28/4/2020).

Terbongkarnya kasus ini pada Kamis (23/4/2020). Bermula ketika Kasiadi hendak memesan plat nomor dan menawarkan motor tersebut dengan harga Rp 7,5 juta. Kasiadi janjian dengan warga Trenggalek yang hendak membeli sepeda motor tersebut. dari situlah muncul kecurigaan petugas.

Kasiadi kemudian menjelaskan bahwa motor tersebut titipan dari Sopii. Jika laku, Kasiadi mendapatkan upah Rp 100 ribu. Dari Sopii, penelusuran kembali dilakukan. Nah, dari situ diketahui bahwa motor tersebut dibeli dari Imron seharga Rp 7 juta. Imron lantas ditangkap. Dari keterangan Imron, motor tersebut dibeli dari Fauzi dengan harga Rp6 juta.

“Seluruh pelaku yang merupakan satu jaringan ini sudah kita tangkap. Fauzi dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan nacaman 7 tahun penjara. Sedangkan tiga pelaku lainnya dijerat pasal 480 KUHP. Para penadah ini terancam 4 tahun penjara,” pungkas Boby. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar