Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Belum Temukan Otak Pembunuhan Juragan Galon Manukan Tama Surabaya

Sulis (50) Ibu Huda saat ditemui beritajatim di warung pecel miliknya.

Surabaya (beritajatim.com) – Kasus pembunuhan juragan galon di Manukan Tama Kota Surabaya masih menyisakan misteri. Hingga 2 bulan pasca Nurhuda (31) ditangkap, polisi belum bisa menemukan Andre yang diduga menjadi otak pembunuhan Shin Chuan. Perlu diketahui, Shin Chuan ditemukan tewas dengan berlumuran darah akibat kepalanya dipukul dengan paving pada hari Jumat (07/12/2021).

Menanggapi hal tersebut, Sulis (50) ibunda Nurhuda (31), tersangka pembunuh Shin Chuan menjelaskan, ia mendesak polisi untuk segera mengamankan Andre yang diyakini menjadi otak pembunuhan Shin Chuan.

“Anak saya memang yang mukulkan paving namun ada satu pelaku lagi yang menyuruh yaitu Andre. Setahu saya belum tertangkap,” ujar Sulis saat ditemui Beritajatim di warung pecel miliknya, Minggu (08/05/2022).

Dari keterangan Sulis, ia tidak pernah bertemu dengan anaknya di penjara sejak ditahan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya. Kini, Sulis hidup sendirian karena menantunya yang juga istri Huda tinggal di Probolinggo di rumah sanak saudaranya.

“Saya sekarang sendiri, nda ada yang bantuin juga disini,” imbuhnya.

Sulis hidup sendirian sambil berjualan nasi pecel untuk menyambung hidup. Ia mengaku, sesekali tetangganya membantu untuk belanja dan mengantarkan ke warung. Walaupun meyakini bahwa niat membunuh bukan dari anaknya, Ia tetap meminta maaf kepada keluarga Shin Chuan untuk kesalahan anaknya.

“Anak saya memang salah, saya minta maaf sama keluarga Shinchuan. Tetapi saya juga minta tolong dan keadilan sama bapak polisi biar Andre juga ditangkap. Karena anak saya itu dipaksa,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana saat dikonfirmasi beritajatim terkait keterlibatan Andre, menjelaskan jika belum ada saksi yang mengatakan Andre terlibat dengan pembunuhan tersebut.

“Pelaku utama kan si Huda sudah ditangkap, sementara kami belum menemukan keterkaitan. Saksi untuk Andre belum ada yang memberikan keterangan sebagai otak pembunuhan,” tegasnya.

Namun ditanya terkait perkembangan untuk mengejar Andre, dirinya menjelaskan jika Andre sudah menjadi Target Operasi (TO).

“Masih proses, kan sudah jadi Target Operasi (TO),” ujarnya singkat. [ang/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar