Hukum & Kriminal

Polisi Bekuk Komplotan Begal Suramadu

Kawanan begal jembatan Suramadu

Bangkalan (beritajatim.com) – Polres Bangkalan berhasil menangkap kawanan begal yang sering beraksi di area jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). Bahkan, seorang pelaku mendapat hadiah timah panas dari petugas lantaran melakukan perlawanan.

Dalam kasus begal ini polisi menangkap 3 orang pelaku yang memiliki peran berbeda. Diantaranya inisial FS (23) warga Desa Tajung, Kecamatan Kamal, berperan menjadi eksekutor dan temannya SW (24) warga Desa Kesek, Kecamatan Labang, serta Heri (26) warga Desa Pekatan Kecamatan Galis sebagai penadah.

Tertangkapnya kawanan begal ini bermula saat Diyah Rosalina Puspitasari (24) warga Desa/Kecamatan Socah, Bangkalan mengendarai motor di overpass Suramadu di Desa Morkepek, Kecamatan Labang, Selasa (3/3/2020). Ia kemudian dipepet oleh pelaku yakni FS serta memukul kepala korban dengan kayu.

“Korban sempat kabur namun pelaku memukul kepala korban dengan kayu kemudian merampas motor korban,” ucap Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra, Jumat (13/3/2020).

Usai membawa motor hasil pembegalan, kemudian pelaku menyerahkan pada kedua penadah untuk dijual. Tak hanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi, Heri salah satu penadah menjual barang-barang tersebut secara online. “Untuk penadah H menjual secara online. Dari penangkapan dua penadah ini, petugas berhasil menyita 5 unit motor,” lanjut Rama.

Sementara itu, saat petugas melakukan penangkapan pada FS yang berperan sebagai eksekutor, ia sempat melakukan upaya melarikan diri sehingga petugas melepaskan tembakan dan dua buah timah panas bersarang di kaki kanannya.

“Ini sebagai pelajaran juga, kami tidak memberi toleransi apapun pada pelaku kejahatan terutama begal. Kami lakukan tindakan tegas terukur karena pelaku melakukan upaya melawan petugas,” imbuhnya.

FS mengaku baru kali ini melakukan tindakan tersebut. Diakuinya, hal itu terpaksa ia lakukan untuk membeli baju di Surabaya. “Saya dapat bagian Rp 1,5 juta. Beberapa uangnya saya gunakan untuk membeli baju. Sekarang celana dan bajunya ada dirumah,” ucapnya sambil menahan rasa sakit dikakinya.[sar/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar