Hukum & Kriminal

Polisi Bekuk Dua Pelaku Curanmor di 8 TKP

Dua pelaku curanmor usai menjalani pemeriksaan di Polsek Kangayan, Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Polsek Kangayan, Sumenep berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum setempat.

Dua tersangka yang berhasil diringkus, masing-masing Ibnu Hajar (39), warga Desa Kangayan dan Supriyadi atau Adi (25), warga Desa Gelaman Kecamatan Kangayan. Namun mereka saat ini menetap di Desa Sambakati Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.

Terungkapnya jaringan spesialis curanmor itu berawal dari laporan Jujek (43), seorang pegawai Perhutani di Desa Kangayan, yang kehilangan satu unit sepeda motor Kawasaki Trail dan tiga buah hand phone di rumahnya.

“Pelaku melakukan pencurian di rumah pelapor dengan cara merusak jendela samping rumah. Saat berhasil masuk, pelaku mengambil 3 HP dan 1 sepeda motor Kawasaki Trail KLX,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (28/01/2020).

Polisi mencurigai kedua tersangka sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan itu setelah melakukan penyelidikan. Polisi kemudian melakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah tersangka. Dari hasil interogasi, kedua tersangka mengakui melakukan pencurian di rumah pelapor dengan menggunakan obeng, korek api, dan pisau untuk memutuskan kabel.

salah satu barang bukti yang disita polisi

“Kedua tersangka ini juga mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 8 kali di Pulau Kangayan. Tersangka Ibnu yang melakukan pencurian, dan tersangka Adi yang melakukan penjualan sepeda motor hasil curian. Mereka memang selalu bersama dalam melakukan aksinya,” ujar Widiarti.

Saat ini penyidik pembantu Polsek Kangayan melakukan Penyisiran untuk mencari BB sepeda motor yang dijual tersangka. “Kedua pelaku diamankan di Polsek Kangayan. Mereka dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” ungkapnya.

Barang bukti (BB) yang diamankan dari tangan tersangka diantaranya tiga senjata tajam berupa belati, kemudian boks kunci warna hitam indentik dengan onderdil sepeda motor Trail KLX milik pelapor, dua plat nomor diduga plat nomor sepeda motor curian, STNK Kawasaki nopol W 3985 XD, dan sebuah spion kiri diduga milik sepeda motor hasil curian. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar