Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Bekuk 2 Pengedar Okerbaya di Probolinggo, 1 Pelaku Wanita Muda

Probolinggo (beritajatim.com) – Dua pengedar obat keras berbahaya (okerbaya) dibekuk aparat Polsek Paiton, Probolinggo. Miris, satu pelaku adalah wanita muda.

Tersangka itu yakni LOH (26) berjenis kelamin wanita, warga Dusun Sekar RT. 09 RW. 03 Desa Sumberanyar Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo. Sedangkan tersangka lain ES (34), seorang pria asal Dusun Krajan RT. 13 RW. 03 Desa Sukorejo Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo.

Kapolsek Paiton, Iptu Maskur Ansori, mengatakan penangkapan bermula dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran pil okerbaya di Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton. Laporan diterima pada Jumat (24/6/2022) kemarin.

Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas dengan mengamankan LOH di rumahnya. Saat penangkapan, polisi menemukan beberapa butir pil okerbaya warna kuning jenis Dextrometrophan.

Saat diperiksa, LOH mengaku mendapatkan okerbaya itu dari ES. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan menangkap ES di salah satu Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (25/06/2022).

“Saat kami lakukan interogasi, saudara ES mengaku pil okerbaya itu disembunyikan di rumahnya dan benar saja setelah kita datangi dan melakukan penggeledahan, kita temukan pil okerbaya tersebut,” ucap Maskur.

Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan 196 butir pil warna kuning jenis Dextrometrophan dan uang tunai hasil penjualan okerbaya sebanyak Rp115 ribu.

“Saat ini kedua tersangka terancam Pasal 197 subs Pasal 196 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 (tentang Kesehatan) dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara,” pungkas Maskur. [tr/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar