Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Amankan Satu Tersangka Lagi Terkait Kasus Pengeroyokan di Driyorejo Gresik

Polisi Amankan Satu Tersangka Lagi Terkait Kasus Pengeroyokan di Driyorejo Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Usai menetapkan tiga tersangka, polisi kembali menetapkan satu tersangka terkait kasus pengeroyokan terhadap tiga pemuda warga Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro membenarkan anggotanya menetapkan satu tersangka kasus atas nama Muhammad Sendi Prakoso yang merupakan ketua ranting di salah satu perguruan silat di Kecamatan Driyorejo.

“Tersangka tersebut kami amankan akibat mengajak rekannya untuk melakukan pengeroyokan dengan motif balas dendam,” ujarnya, Kamis (22/09/2022).

Ditambahkan Wahyu mengungkapkan selain menetapkan satu tersangka baru pihaknya juga mengamankan dua barang bukti sajam yaitu celurit dan samurai.

“Pasal yang disangkakan untuk tersangka Muhammad Sendi prakoso yaitu Pasal 160 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara,” ungkapnya.

Perwira pertama Polri ini mengatakan, keempat tersngka sudah kami lakukan penahanan dan 16 orang berstatus saksi yang sempat menjalani pemeriksaan dipulangkan.

Seperti diberitakan peristiwa pengeroyokan itu terjadi di depan Masjid Sabilut Taqwa Dusun Semambung sekira pukul 00.30. Saat itu korban Muhammad Nisfian Nursya’banu, Dico Hutama Putra Rahmadi dan Mahudan As Sidiq sedang makan lontong kupang yang berada di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo.

Korban memakai kaos berwarna hitam bertuliskan salah satu perguruan silat. Tiba- tiba mereka didatangi kurang lebih 20 orang dengan menggunakan sepeda motor dan memakai jaket hoody warna hitam. Gerombolan tersebut langsung melakukan pengeroyokan kepada para korban.

“Dua korban Dico Hutama Putra Rahmadi dan Mahudan As Sidiq mengalami luka memar. Sementara korban Muhammad Nisfian Nursya’banu mengalami luka robek di kaki bagian kiri akibat di tebas sajam oleh pelaku dan masih menjalani perawatan di RS Petrokimia Driyorejo,” pungkas Wahyu Rizki.

Keempat tersangka tersebut juga dijerat dengan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman minimal lima tahun enam bulan, dan paling lama sembilan tahun kurungan penjara. (dny/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev