Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polisi Amankan Palu dan Pisau dari Rumah Terduga Pembunuh Dokter Muda Mahasiswa UB Malang

Tim Inafis dan Jatanras Polda Jatim saat berada di rumah ZI terduga pelaku pembunuhan mahasiswa UB.

Malang(beritajatim.com) – Polisi terus melakukan penyidikan untuk mengungkap kronologis pasti beserta penyebab kematian dokter muda sekaligus mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Bagus Prasetya Lazuardi.

Tim Jatanras dan Inafis Polda Jatim sudah 2 kali melakukan penggeledahan dan rekontruksi di rumah terduga pelaku pembunuhan berinisial ZI.

Rumah itu berada di Jalan Kiai Tamin Sukoharjo, Klojen, Kota Malang. Rekontruksi dilakukan pertama pada Jumat, (15/4/2022) malam dan Minggu, (17/4/2022) siang.

Ketua RT 01 RW 06 Sukoharjo, Rico Briliantino membenarkan bahwa polisi datang dua kali ke rumah ZI.

Pertama pada Jumat, (15/4/2022) malam dan hari ini. Dia dipanggil saat pemeriksaan pertama sebagai saksi. Rico membenarkan ZI warganya, yang biasa tinggal di rumah itu bersama ibu kandungnya.

“Waktu itu tangannya ZI sudah diborgol. Saya didatangi orang Polda katanya pak RT suruh jadi saksi. Saya tanya saksi apa pak, katanya kasus pembunuhan,” kata Rico, Minggu, (17/4/2022).

Rico menuturkan, sepengetahuan dia polisi melakukan semacam rekonstruksi di dalam rumah ZI.

Sebab, polisi membawa papan bernomor urut seperti lazimnya rekonstruksi. Polisi menyita palu dan pisau kecil dari rumah ZI. Polisi juga membuka bagasi motor milik ZI saat rekonstruksi hari pertama itu.

“Kemarin itu yang diamankan palu, pisau terus buka jok sepeda motor ZI. Saya tidak dengar pasti apa yang diobrolkan antara Polisi dan ZI. Tetapi ada adegan membuka jok motor palu dimasukan situ dan berjanjian dengan seseorang di kawasan Sukun (Kota Malang),” ujar Rico.

Sekadar informasi, sebelum Bagus ditemukan meninggal, korban disebut-sebut keluar bersama T, pacarnya pada Kamis (7/4/2022). Namun setelah polisi menemui T, T hanya mengaku diajak makan oleh korban, lalu diantar pulang ke rumahnya di Kota Malang dan korban pamit pulang.

Korban diduga dibunuh lebih dahulu sebelum harta bendanya dicuri, lalu mayatnya dibuang di semak-semak tepi Jalan Raya Surabaya-Malang, Desa/Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Mayat korban ditemukan warga setempat dalam kondisi membusuk sekitar pukul 08.30 WIB, Selasa (12/4/2022). Hasil autopsi diketahui korban mengalami kekerasan pada bagian dada dan kepala. Dari hasil autopsi itu pula, korban dipastikan dibunuh.

Diduga, sebelum jasadnya dibuang di daerah Pasuruan, Mahasiswa Kedokteran Brawijaya ini di bunuh di tempat lain. (luc/ted)

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar