Hukum & Kriminal

Polisi Amankan 5 Pemuda Pelempar Batu Mobil Patroli, Satu Orang Positif Narkoba

Petugas saat mengamankan lima pemuda yang melempari batu mobil patroli dan langsung dilakukan tes urine oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Sabtu (25/7/2020). (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Melaju kencang dan menggeberkan kendaraan, lima pemuda diamankan petugas Satres Narkoba Polrestabes Surabaya, Sabtu (25/7/2020) dini hari. Para petugas yang saat itu melakukan tes narkotika keling menggunakan mobil keliling Satres Narkoba ini langsung menghentikan lima pemuda itu.

Tanpa basa-basi, mereka pun langsung melakukan tes narkotik di Jalan Semarang. Usai dilakukan tes urine, petugas mendapati informasi jika kelima pemuda asal Surabaya ini juga diduga adalah pelaku pelempar batu ke mobil patroli petugas tiga pilar.

“Awalnya kita hanya mencurigai kelima pelaku yang menggeberkan kendaraanya dengan kencang. Setelah tahu mobil patroli narkoba berhenti mereka langsung balik arah. Langsung kita kejar dan tes narkotik, ada satu positif,” jelas Kasat Resnarkoba AKBP Memo Ardian.

“Usai ditahan dan kita laporkan ke petugas PAM ternyata kelima pemuda ini diduga adalah pelaku pelempar batu juga. Mereka lari dan melempar batu ke mobil patroli tiga pilar yang membubarkan balap liar,” lanjutnya.

Seperti biasa Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengelar razia tes urine keliling saat akhir pekan dan waktu tertentu. Tujuanya untuk membubarkan warga yang berkerumun dan tak melakukan protokol kesehatan. Jika ada kerumunan petugas langsung melakukan tes narkotik di tempat. Tes ini dilakukan di sejumlah wilayah di Surabaya. Mereka membantu pemerintah Kota Surabaya dalam penegakan kedisplinan masyarakat terkait jam malam.

Dari pantuan beritajatim.com, tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menggelar razia pada Jumlat malam hingga Sabtu dini hari tadi. Personel Satresnarkoba yang mengunakan pakai Hamzat dan APD lengkap dengan menggunakan mobil urine narkotic test menyisir di sejumlah jalan. Sasaran awal mereka ialah mencari kerumunan masyarakat yang tidak mematuhi jam malam.

Petugas mengimbau warga agar bubar dan kembali ke rumah masing-masing. Namun jika mereka tidak mengindahkan imbuan petugas, maka akan dilakukan tindak tes urine narkotika di tempat.

“Selanjutnya meraka dilimpahkan ke Polsek Bubutan, karena sebelumnya telah melakukan pelemparan batu ke mobil patroli saat akan di razia polisi. Sedangkan satu pemuda yang positif narkoba, akan dilakukan pengembangan lebih lanjut,” sahut Memo.

Selain itu, petugas juga sempat mendatangi sejumlah warung-warung di kawasan Wonokromo yang pada jam 02.00 WIB, masih ramai nongkrong. Didatangi oleh petugas dan diminta untuk segara bubar. Mereka kemudian lari tunggang langgang. Kasat Resnarkoba AKBP Memo Ardian mengatakan razia tes urine ditempat dilakukan tidak bisa terjadwal dengan pasti. Namun ketika ada informasi dari anggota kepolisian dan masyarakat ada kerumanan pada jam malam. Akan mereka datangi.

“Kalau ada yang masih ngumpul-ngumpul. Mobil urine test, mobil swab narkotika dan alat deteksi zat adiktif sudah kita siapkan,” kata Memo Ardian kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu(25/7/2020).

“Kebetulan tadi (malam), kita anjurkan untuk bubar namun tidak bubar. Ada satu yang kita tes urine yang positif, namun saat kita akan kembangkan,” ujar Memo.

Memo menambahkan kebutulan masyarakat tersebut melakukan balapan sepeda. Karena sebelumnya ada beberapa rekan yang melempari mobil patroli petugas. Akhirnya mereka dilimpahkan ke Polsek Bubutan untuk diproses terkait pelemparan mobil patroli. “Nanti akan kita kembangakan berkaitan dengan hasil tes urine positif tadi,” tandas Memo.(man/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar