Hukum & Kriminal

Polisi Akan Bebaskan Dua Wanita yang Tertangkap Bawa Sabu

Petugas kepolisian saat melakukan pengamanan dan pemeriksaan dua wanita yang kedapatan membawa sabu-sabu di celana bawaanya saat masuk Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (16/11/2019).(istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Petugas kepolisian akhirnya melakukan pembebasan dua orang wanita yang kedapatan membawa sabu masuk ke Mapolrestabes Surabaya Sabtu (16/11/2019).

Kompol Memo Ardian, Kanit Satuan Narkoba Polrestabes Surabaya menjelaskan, rencana pembebasan tersebut dikarenakan kedua orang wanita ini tidak kuat bukti dan saksi untuk dilakukan penahanan.

“Jadi karena saksi dan bukti untuk menahan kedua wanita ini tidak kuat, kita bebaskan. Tapi untuk kasus kepemilikan narkoba sendiri nantinya akan dilakukan pembuatan laporan dengan tersangka kepemilikan adalah suami dari salah satu wanita ini,” paparnya.

Untuk sementara, lanjut memo, pihak kepolisian mengaku melakukan penahanan kedua orang wanita ini selama 3 x 24 jam. Bisa dilakukan penahanan dan juga pengumpulan bukti serta saksi, pihak kepolisian akan melakukan pembebasan apabila memang kedua wanita ini terbukti kuat tidak bersalah.

Sementara hasil pemeriksaan saat ini, pihak kepolisian mendapatkan pengakuan bahwasanya narkoba di celana pendek yang dibawa wanita tersebut adalah milik suami salah satu wanita yang tertangkap.

Bahkan sang suami yang sudah tertangkap di Mapolrestabes ini merupakan salah satu residivis dengan kasus yang sama yakni kepemilikan narkoba.

“Jadi Dodik Irianto (44) ini suami dari ibu Suhartini (42). Sang istri ini mau mengirim celana pendek ke Dodi yang kita tahan. Hanya saja saat mengantar dalam bersama keponakannya ternyata di celana tersebut terdapat narkoba,” papar Kompol Memo.

“Narkoba kita amankan dua wanita nantinya akan kita bebaskan dengan syarat,” pungkasnya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar