Hukum & Kriminal

Polda Kaji Penerapan Sanksi Bagi Pelanggar PSBB

Surabaya (beritajatim.com) – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo) masih belum berjalan secara maksimal, masih banyak masyarakat yang bergerombol dan juga tidak mengenakan masker.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, ada sejumlah sanksi adminsitrasi yang diberikan kepada para pelanggar aturan berkendara dan beraktivitas selama pembatasan itu.

Sanksi yang disiapkan seperti menahan waktu perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) selama enam bulan dan penangguhan untuk pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Menanggapi hal itu, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan menyatakan rencana sanksi tersebut masih dikaji dan belum bisa diterapkan. “Masih di kaji Mbak, belum bisa diterapkan,” ujarnya melalui pesan Whatsapp, Minggu (10/5/2020).

Kombes Pol Budi Indra menambahkan, bagi masyarakat yang melanggar aturan PSBB pasti akan dikenakan sanksi namun sanksi apa yang akan diterapkan masih dibahas dalam rapat. “Masih kami bahas, tapi nanti ada sanksinya,” tambahnya. [uci/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar