Hukum & Kriminal

Polda Jatim Sita Rp 122 Miliar dari Investasi Ilegal MeMiles

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hetmawqn, M.Si didampingi Kabidhimas Pokda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andika, S.I.K, Dirkrimsus Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, S.H., S.I.K., M.H, Wadirkrimsus, Bank Mandiri, OJK saat menunjukkan barang bukti yang berhasil disita dalam perkara investasi ilegal dengan aplikasi MeMiles, Jumat (10/1/2020) [uci]

Surabaya (beritajatim.com) – Subdit Indagsi Kriminal Khusus Polda Jatim menyita uang sebagai barang bukti dari perkara investasi illegal PT KAM AND KAM melalui aplikasi MeMiles. Sejauh ini Rp 122.318.825.672,- yang berhasil disita dari buku induk salah satu tabungan dan barang bukti tersebut  akan disimpan pada Rekening Barang bukti di bank Mandiri.

Hal itu disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hetmawqn M.Si didampingi Kabidhimas Pokda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andika, S.I.K, Dirkrimsus Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, S.H., S.I.K., M.H, Wadirkrimsus, Bank Mandiri, OJK  di gedung Patuh Lt.2 Mapolda Jatim.

“Sebelumnya sudah kita sita Rp 50 miliar lebih, dan saat ini yang ada di depan saya ada sekitar Rp 70 miliar lebih. Jadi total yang sudah kita sita adalah 122.318.825.672 rupiah,” ujar Kapolda, Jumat (10/1/2020).

Uang tersebut kata Kapolda akan disimpan dalam rekening penampungan yang akan disimpan dalam Bank swasta nasional.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudho Wisnu Andiko menyatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan empat selebriti karena mereka tampak dalam kegiatan promosi investasi memiles. Termasuk untuk mengetahui keterlibatan para artis ini, apakah hanya sebagai member yang merupakan korban atau justeru masuk dalam sistem. Polisi juga akan mengusut reward yang pernah diterima sebagai member saat itu.

“Empat artis yang bakal diperiksa minggu depan adalah J, ED, AN, MT. Tidak diperiksa secara bersamaan. Untuk ED mengkonfirmasi akan datang tanggal 13 Januari, untuk E tanggal 14 Januari, AN tanggal 22 Januari. Untuk J sudah mengkonfirmasi cuma belum menentukan tanggal,”ujar Trunoyudho.

Perlu diketahui, sejumlah selebriti diduga terlibat dalam kasus penipuan investasi secara online melalui aplikasi MeMiles, empat diantaranya bakal menjalani pemeriksaandalam waktu dekat. Para publik figur ini diperiksa sebagai saksi karena menerima reward dalam bisnis yang meraup keuntungan miliaran rupiah ini.

Para artis tersebut diantaranya adalah Marcello Tahitoe alias Ello (E) Adji Notonegoro, (AN), Judika (J), Irma Darma (ID), Eka Deli (ED) dan Siti Badriah (SB).

Polda Jatim membongkar kasus penipuan berkedok investasi secara online, dan berhasil menyita uang nasabah senilai Rp 50 miliar rupiah dari Rp 750 miliar yang dilaporkan.

PT Kam And Kam diduga menipu masyarakat agar mau berinvestasi melalui aplikasi MeMiles. Dengan mengiming-imingi hadiah menarik atau reward berupa motor, mobil hingga rumah mewah. Akan tetapi, reward yang dijanjikan itu hanya sebagian diterima oleh para nasabah.

Sehingga Polda Jatim mengamankan direktur PT Kam And Kam, KTM (47), warga Jakarta Utara dan orang kepercayaannya, FS (52), warga Jakarta Barat. Keduanya lalu ditetapkan sebagai tersangka sesuai pasal 106 undang-undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dan pasal 46 undang-undang nomor 10 tahun 1998 tentang perbankan. [uci/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar