Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polda Jatim Minta Tersangka MSAT Kooperatif

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko

Surabaya (beritajatim.com) – Kepolisian Daerah Jawa Timur meminta agar tersangka kasus pencabulan, yakni MSAT, untuk kooperatif dan patuh terhadap hukum yang berlaku.

Saat ini, Polda Jatim juga sedang berupaya untuk menempuh cara persuasif yakni melakukan komunikasi dengan berbagai pihak.

“Langkah persuasif itu, yakni, kami sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak dan membantu bagaimana yang bersangkutan itu bisa mematuhi hukum,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Selasa (18/1/2022).

Ia berharap, pihak MSAT patuh kepada aturan hukum yang ada, agar proses hukum selanjutnya bisa segera dilakukan.

“Otomatis kami harus melaksanakan proses tahap dua yaitu melimpahkan yang bersangkutan berikut barang bukti ke Kejaksaan,” lanjut Gatot.

Selain itu juga, diharapkan dari pihak MSAT kooperatif dan berani mempertanggungjawabkan apa yang sudah dilakukan.

Saat ditanya soal ‘apakah MSAT ada di pesantren’? Kabid Humas menyatakan tersangka tidak berada di pesantren saat utusan dari Polda Jatim menyerahkan surat panggilan.

“Kita menyerahkan surat panggilan, namun pihak keamanan menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak ada disitu. Otomatis kami menerbitkan DPO, seandainya bersangkutan sebagai warga negara yang baik, dia harus mengikuti proses aturan hukum yang berlaku,” ucapnya.

“Kalau pekerjaan kami itu melakukan penyidikan, pemberkasan dan penyerahan kepada kejaksaan. Dan kejaksaan sudah menyatakan lengkap maka kami harus serahkan yang bersangkutan,” pungkasnya. [uci/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar