Hukum & Kriminal

Operasi Skala Besar

Polda Jatim Lakukan Rapid Test ke Pengunjung Warkop

Surabaya (beritajatim.com) – Polda Jatim dan instansi terkait yaitu Satpol PP, Banser dan mahasiswa melaksanakan patroli gabungan skala besar yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II di wilayah Kota Surabaya.

Setelah melaksanakan apel konsolidasi, rombongan petugas patroli menuju ke Jalan Taman Kusuma Bangsa Surabaya. Petugas menghimbau kepada pemilik warkop dan para pembeli agar mematuhi aturan PSBB yaitu jam malam, tidak beroperasi jualan lebih dari jam 21.00 WIB dan hanya melayani pembeli untuk  membungkus kopi, makanan dan  minuman untuk dibawa pulang.

Penjual dilarang melayani pembeli untuk menikmati kopi ditempat. Selain itu, para pengunjung warkop juga diberikan edukasi tentang bahayanya Covid-19, pemberlakuan jam malam atau batas waktu beraktivitas di luar rumah selama PSBB.

Petugas juga menyarankan kepada masyarakat agar tidak bergerombol atau cangkrukan serta membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Petugas menghimbau agar masyakat tetap berada dirumah (stay at home) dan melakukan pembatasan secara sosial (social distancing). Kemudian petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan di area tersebut.

Setelah itu, rombongan petugas menuju ke simpang 3 Jalan Pegirian Surabaya. Petugas melakukan himbauan dan pembinaan kepada para pedagang dan pembeli di sepanjang jalan tersebut tentang bahaya Covid-19 dan menganjurkan untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

Kemudian petugas juga memberikan himbauan kepada para pedagang untuk mematuhi aturan jam malam terkait PSBB. Lalu dilakukan pengukuran suhu badan para pengunjung. Kegiatan dilanjutkan dengan penyegelan meja dan kursi milik warkop agar tidak digunakan untuk para pembeli menikmati kopi di tempat tersebut, dan juga penyemprotan disinfektan di area tersebut dan kepada para pengunjung warkop tersebut.

Selanjutnya petugas menuju Jalan Mas Mansyur Ampel Surabaya. Petugas  melakukan himbauan kepada para pedagang dan pembeli di sepanjang jalam tersebut tentang bahaya Covid-19 dan aturan jam malam PSBB. Kegiatan dilanjutkan dengan penyegelan kursi dan meja milik pedagang warkop dan juga penyemprotan disinfektan di kawasan tersebut.

Kemudian rombongan petugas menuju ke Warkop Rajawali 88 di Jalan Rajawali Surabaya. Di warkop tersebut terlihat ramai pembeli dan sedang duduk menikmati kopi. Petugas kemudian menghimbau kepada pemilik warkop dan para pembeli agar mematuhi aturan PSBB yaitu jam malam yaitu tidak beroperasi jualan lebih dari jam 21.00 WIB dan hanya melayani pembeli untuk membungkus kopi, makanan dan  minuman untuk dibawa pulang. Penjual dilarang melayani pembeli untuk menikmati kopi ditempat.

Selain itu, para pengunjung warkop juga diberikan edukasi tentang bahayanya Covid-19, pemberlakuan jam malam atau batas waktu beraktivitas di luar rumah selama PSBB. Petugas juga menyarankan kepada masyarakat agar tidak bergerombol atau cangkrukan serta membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.

Petugas menghimbau agar masyakat tetap berada dirumah (stay at home) dan melakukan pembatasan secara sosial (social distancing). Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan identitas atau KTP para pengunjung warkop karena melanggar ketentuan jam malam serta menyita KTP mereka. Lalu dilakukan pengukuran suhu terhadap para pengunjung warkop dan rapid test secara random terhadap 5 orang pembeli di warkop tersebut, dan hasilnya nihil. Kemudian petugas melakukan penyemprotan disinfektan serta melakukan penyegelan meja dan kursi warkop tersebut. [uci/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar