Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Polda Jatim Bekuk Pembuat Tabung Oksigen Palsu

Surabaya (beritajatim.com) – Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil menangkap satu pelaku penjual tabung oksigen palsu. Adalah NW, pria asal Surabaya ini yang tengah memodifikasi tabung pemadam kebaran menjadi tabung oksigen.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta saat konferensi pers menjelaskan bahwa NW ini yang merubah tabung yang awalnya berwarna merah kemudian dicat menjadi warna putih.

“Alat pemadam kebakaran tabungnya dimodifikasi, kemudian diubah sehingga menjadi seolah-olah tabung oksigen yang dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 4 juta,” ujar Nico dalam jumpa pers, Rabu (18/8/2021).

Modus yang dilakukan Tersangka, menurut Nico, tabung APAR (Alat Pemadam Api Ringan CO2) bekas tersebut oleh tersangka dikeluarkan isinya lalu dibersihkan bagian dalamnya. Tabung tersebut kemudian dirakit dengan menambah regulator oksigen dan dipasang tulisan O2 Oxygen.

“Hal ini berawal dari seorang konsumen yang membutuhkan oksigen kemudian yang bersangkutan mendatangi TKP milik tersangka NW di daerah Simorejo. Setelah membeli seharga Rp 4 juta, kemudian yang bersangkutan mendapatkan satu tabung oksigen namun setelah dipakai korban merasa keanehan dalam dirinya yaitu tidak seperti biasanya,” jelas Nico.

Lalu konsumen yang menjadi korban itu pun melapor ke Polda Jatim. Saat tim melakukan Penggeledahan di CV SAK milik tersangka dan menemukan 800 tabung

“106 diantaranya siap edar. Yang masing-masing berisi 1 meter kibik oksigen, 1.5 meter kibik, 5 meter kibik dan 6 meter kibik,” terangnya.

Nico menuturkan bahwa tentunya hal yang dilakukam NW sangat berbahaya. Hal ini karena tabung tersebut tidak sesuai standart yang ada. “Dengan ini menghimbau kepada masyarakat agar tetap membeli pada tempat-tempat yang telah ditentukan,” himbaunya.

Orang nomor satu di Polda Jatim itu juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membahayakan nyawa orang lain untuk keuntungan pribadi.

Sementara tersangka yang telah merubah tabung pemadam kebakaran menjadi tabung oksigen itu dikenai pasal dengan pasal 197 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara. [uci/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar