Hukum & Kriminal

Polda Evaluasi Rencana Perpanjang Kawasan Physical Distancing

Surabaya (beritajatim.com) – Semakin banyaknya angka positif Covid-19 membuat Polda Jatim akan mengevaluasi pemberlakuan kawasan physical distancing di tiga ruas jalan Kota Surabaya. Sebelumnya Polda Jatim menerapkan Physical distancing ini selama seminggu, mulai tanggal 3 hingga 9 Juli 2020.

Apakah nantinya akan diperpanjang penerapan physical distancing yang dinilai efektif untuk menghalau kerumunan massa ataukah menghentikannya? Dirlantas Polda Jatim Kombes Budi Indra Dermawan mengatakan keputusan ini baru akan diambil usai melihat bagaimana evaluasi final dari penerapan kawasan physical distancing ini. Dalam evaluasi, polisi akan melibatkan Forkopimda.

“Nanti kita lihat, kita evaluasi sama Forkopimda setempat,” kata Budi kepada detikcom di Surabaya, Senin (6/7/2020).

Sebelumnya, kawasan physical distancing merupakan penutupan akses untuk seluruh kendaraan dan aktivitas masyarakat di ruas jalan tertentu. Di Surabaya, tiga ruas jalan yang ditutup yakni Jalan Darmo, Jalan Pandegiling dan Jalan Tunjungan.

Penutupan ini dilakukan selama seminggu mulai tanggal 3 hingga 9 Juli. Tiga ruas jalan ini ditutup mulai pukul 21.00 WIB hingga 05.00 WIB. Sedangkan pada Minggu, jalanan ditutup sejak pukul 21.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Sementara saat disinggung, apakah akan memperbanyak jalanan yang menerapkan physical distancing di Surabaya, Budi mengatakan pihaknya masih melihat situasi. Dia ingin kebijakan ini berjalan efektif dan tidak merugikan masyarakat.

“Kalau ditambah ruas jalannya masih melihat situasi sekarang. Yang penting tidak boleh terganggu yang lainnya. Sekarang Pandegiling, Darmo dan Tunjungan aja dulu,” pungkas Budi. [uci/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar