Hukum & Kriminal

Antisipasi Virus Corona

PN Surabaya Liburkan Sidang Selama 3 Minggu

Surabaya (beritajatim.com) – Guna antisipasi meluasnya wabah virus Corona atau Cofid 19 yang sudah ditetapkan sebagai bencana Nasional, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya membuat berbagai langkah.

Kebijakan yang dilakukan oleh ketua PN Surabaya Nur Syam diantaranya adalah menunda persidangan dalam waktu tiga minggu kecuali tahanan yang hampir habis, akan menyesuaikan.

“Pengguna jasa Pengadilan dibatasi hanya boleh berkunjung satu orang perurusan dan tidak boleh berlama lama di area PN,” ujar Humas PN Surabaya, Martin Ginting, Selasa (24/3/2020).

Setiap perkara perdata di arahkan menggunakan E-Litigasi. Di ruang pengunjung diberi panduan tidak boleh duduk rapat dengan dibuatkan tanda CROSS merah di bangku pengunjung atau dalam ruang sidang.

“Selain itu, juga diambil langkah melakukan penyemprotan antiseptik di bagian dalam gedung PN Surabaya mulai tanggal 21 dan 22 Maret 2020 dan diinstruksikan oleh KPN dalam apel pagi hari ini agar setiap hari di sore hari dilakukan penyemprotan antiseptik di semua ruangan PN Surabaya.

Ginting menambahkan, semua pengunjung tanpa terkecuali melakukan pemeriksaan suhu tubuh (bila suhu diatas 37,5 C°) dilarang masuk dan wajib cuci tangan dengan antiseptik bagi semua pengunjung yang telah disediakan di pintu masuk PN.

“Membatasi pengunjung yang masuk ke area Pengadilan, keluarga terdakwa/pengunjung sidang dilarang masuk area PN kecuali para pihak yang berkaitan dengan perkara, pers, aparat keamanan,” ujarnya.

Dan hari ini dari KPN Nur Syam juga melakukan sidak dan pembatasan pengunjung PN dan hasilnya himbauan tersebut telah berhasil diindahkan oleh masyarakat yang mana area ruang tunggu atu ruang sidang sangat sepi. Dengan demikian kebijakan KPN Surabaya telah berhasil mendukung Lockdown yang dicanangkan oleh Pemerintah untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona. [uci/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar