Hukum & Kriminal

PN Kepanjen: Vonis Hakim Atas ZA Pelajar Bunuh Begal Demi Keadilan

Sidang ZA di Pengadilan Negeri Malang.

Malang(beritajatim.com) – Pelajar pembunuh begal di ladang tebu ZA (18) warga Gondanglegi, Kabupaten Malang karena membela teman wanitanya VN divonis hukuman pembinaan selama satu tahun di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Aitam, Wajak, Malang.

Humas Pengadilan Negeri Kepanjen, Yoedi Anugerah menyebut, vonis ini demi keadilan korban, atau Misnan yang diketahui melakukan pemerasan ke ZA dan VN. Misnan ditusuk oleh ZA, karena dia merasa terancam sebab VN diancam akan diperkosa oleh Misnan dan Ali Wafa dua pelaku pemerasan.

“ZA Terbukti secara sah, karena ada unsur penganiyaan yang menyebabkan kematian. Jadi keputusan ini biar adil untuk keluarga (Misnan) yang ditinggalkan. Sudah dipertimbangkan cukup lengkap oleh hakim jadi diputuskan seperti ini. Makanya diputuskan pembinaan,” papar Yoedi.

Yoedi mengatakan, usai divonis pembinaan di LKSA Darul Aitam, PK (Pembimbing Kemasyarakatan) Madya Balai Pemasyarakatan (Bapas) Malang wajib melaporkan secara berkala ke Kejaksaan Negeri Malang secara periodik. Nantinya, PK Bapas akan melakukan pelatihan dan pembinaan selama satu tahun kepada ZA.

“Ini lembaga sosial, jadi nanti ada pelatihan dan pembinaan selama satu tahun. Jadi berdasarkan pertimbangan hakim dengan pembinaan satu tahun itu dirasa waktu yang pas untuk membina anak menjadi lebih baik,” tandas Yoedi. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar